Perkuat Koordinasi dan Salurkan Bantuan, Stafsus Menteri Sambangi Wilayah Banjir Pekalongan

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Slamet. 

PEKALONGAN, JATENG – Staf Khusus Menteri Bidang Hubungan Kemasyarakatan, Ahmad Fanani, melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Pekalongan, Rabu (11/2). Kunjungan ini tidak hanya berfokus pada penguatan koordinasi internal pemasyarakatan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak banjir akibat cuaca ekstrem.

Dalam kegiatan tersebut, Ahmad Fanani didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah bersama jajaran Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Karesidenan Pekalongan. Sinergi lintas jajaran ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan pelayanan publik dan kepedulian sosial berjalan beriringan.

Rangkaian agenda diawali dengan peninjauan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan. Di lokasi tersebut, Ahmad Fanani meninjau langsung stabilitas koordinasi internal serta kondisi sarana dan prasarana Lapas yang terdampak tantangan cuaca ekstrem. Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan keamanan, pelayanan, dan aktivitas pembinaan warga binaan tetap berlangsung optimal meskipun kawasan sekitar dilanda banjir.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Fanani menegaskan bahwa kehadiran negara di tengah masyarakat yang mengalami musibah merupakan bentuk tanggung jawab moral dan sosial. Menurutnya, jajaran kementerian tidak boleh hanya hadir dalam konteks administrasi dan birokrasi semata, tetapi juga harus menjadi bagian dari solusi atas persoalan kemanusiaan yang dihadapi masyarakat.

Usai dari Lapas, rombongan melanjutkan kunjungan ke sejumlah titik pengungsian dan dapur umum. Posko Dapur Umum RSI menjadi lokasi pertama yang disambangi untuk meninjau kesiapan logistik makanan. Di sana, Ahmad Fanani memberikan apresiasi dan dukungan moril kepada para relawan yang setiap hari bekerja menyiapkan ribuan porsi makanan bagi warga terdampak banjir.

Aksi kemanusiaan berlanjut ke Dapur Umum Pecongan. Pada kesempatan ini, rombongan memastikan distribusi bantuan pangan berjalan lancar hingga ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau akibat tingginya genangan air. Koordinasi dengan aparat setempat terus diperkuat guna menjamin tidak ada warga yang terlewat dari bantuan.

Penyaluran bantuan secara simbolis juga dilakukan di kawasan Mulyoharjo, salah satu wilayah permukiman yang terdampak cukup parah. Paket bantuan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat diserahkan langsung kepada warga. Langkah ini mencerminkan respons cepat dan kepedulian jajaran pemasyarakatan Jawa Tengah dalam menghadapi situasi darurat di wilayah kerjanya.

Kunjungan kerja tersebut ditutup dengan evaluasi singkat bersama jajaran Kepala UPT se-Karesidenan Pekalongan. Ahmad Fanani berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban para korban banjir. Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran pemasyarakatan untuk tetap siaga dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.**

Pos terkait