Laporan wartawan sorotnews.co.id : Samuel Sauwyar.
SORONG, PAPUA BARAT DAYA – Aspirasi penolakan bakal calon Gubernur Papua Barat Daya Alfaris Umlati, di tandatangani peserta demo, dan anggota Majelis Rakyat Papua (MRP), serta Ketua Dewan Adat Papua (DAP) Ronal Konjol. Dalam pernyataan penolakan tersebut di kawal sampai ke KPU batas jam 12 malam hari ini Jumat (6/9/2024).
Untuk sementara proses berkelanjutan terus dilakukan MRP di Sahit Marriot Hotel Kota Sorong Papua Barat Daya.
Dan Alfaris Umlati benar – benar di tolak oleh Orang Asli Papua karena yang bersangkutan bukan Orang Asli Papua (OAP) berdasarkan Undang – Undang Otonomi Khusus Papua.
Menurut Ketua MRP Provinsi Papua Barat Daya Alfons Kambu berjanji bahwa aspirasi ini nantinya akan dibahas bersama seluruh anggota MRP Provinsi Papua Barat Daya. Karena negara sudah memberikan kepercayaan pada MRP sebagai lembaga kesukuan yang memiliki kewenangan tertentu.
Alfons menegaskan pejabat Bupati dan anggota DPD RI terpilih se tanah Papua di Jayapura bersepakat mendorong tuntutan hak politik Orang Asli Papua (OAP).*








