Laporan wartawan sorotnews.co.id : Sugeng Tri Asmoro.
SURABAYA, JATIM – Limbah rumah tangga atau yang biasa disebut Sampah di satu sisi merupakan masalah bagi perkotaan di Surabaya, namun jika sampah / limbah rumah tangga dimanfaatkan dapat mendatangkan nilai ekonomi berupa tambahan pendapatan/income bagi rumah tangga.
“Dalam rangka memanfaatkan sampah / limbah rumah tangga inilah, Maka kegiatan ini dilaksanakan di RT 05 RW 02 Kelurahan Kebraon, Kecamatan Karangpilang, Kota Surabaya,” ujar Ibu RT 05 RW 02 Ita Rahmawati.
Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah : (1) Peningkatan pendapatan rumah tangga; (2) Peningkatan jiwa wirausaha bagi ibu-ibu PKK di RT 05 RW 02 Kelurahan Kebraon; dan (3) Penataan administrasi Bank Sampah Kebraon Mandiri.
Kegiatan ini menggunakan dua metode yaitu metode pelatihan dan pendampingan. Metode pelatihan meliputi :
(1) Pelatihan kewirausahaan.
(2) Pelatihan tertib administrasi.
(3) Pelatihan pemasaran.
Sedangkan metode pendampingan meliputi :
(1) Pendampingan penguatan jaringan kegiatan pemasaran.
(2) Pendampingan penguatan kelembagaan.
Hasil dari kegiatan ini adalah.
(1) Mendapat tambahan pendapatan rumah tangga antara Rp. 100.000 sampai dengan Rp. 150.000 per bulan untuk setiap Kartu Keluarga.
(2) Munculnya jiwa wirausaha bagi ibu-ibu PKK di RT 05 RW 02 Kelurahan Kebraon,
(3) Tersusunnya dokumen-dokumen administrasi Bank Sampah Kebraon Mandiri; tambah Ibu Enis selaku ketua Bank Sampah.








