BEM Fakultas Hukum UNW Mataram Resmi Dilantik, Penanda Kebangkitan Gerakan Mahasiswa

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Endi Tarwadi. 

MATARAM, NTB — Fakultas Hukum Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Mataram resmi melantik Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) periode 2025/2026 dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat pembaruan. Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan organisasi mahasiswa yang sebelumnya sempat vakum, sekaligus menandai hidupnya kembali dinamika pergerakan mahasiswa hukum di lingkungan kampus.

Bacaan Lainnya

Mengusung tema “Fakultas Hukum Satu Hati, Berani Aksi”, pelantikan digelar dengan atmosfer penuh antusiasme, mencerminkan semangat persatuan dan keberanian untuk memulai langkah baru dalam kerja-kerja organisasi kemahasiswaan.

Pengurus Inti:
• Ketua: Zaedullah Anshori
• Wakil Ketua: Hasbi Wira Antara
• Sekretaris: Rini Asmaul Hasanah
• Bendahara: Wiwik Alfianisa

Bidang BPSDM — Kabid: Muhammad Faridman

1. M. Faesal Azri

2. M. Ilham Hisam S.

3. An Amta

4. M. Jidan

Bidang Advokasi — Kabid: Sabarudin (Abeng)

1. Endi Tarwadi

2. Gilang Ramadhan

3. Muhamad Husnul Padli

4. Rio Supriadi

5. H. Zainul Muttakin

6. Fahrir

Bidang Humas — Kabid: Endri Asriani

1. Ira

2. Nia Juni Ana Handayani

3. Kasmiranda

4. M. Zubairi

5. Halidianto

Bidang Diplomasi — Kabid: Abdul Aziz

1. Dewii

2. Zahwa Aulia

Bidang Kominfo — Kabid: Galih Kukuh Tegar

1. Devi Permatasari

2. M. Rafi Ardi Pratama

3. Hayatin Nufus

Dalam sambutannya, Ketua BEM terpilih Zaedullah Anshori menegaskan bahwa masa vakum organisasi bukanlah kelemahan, melainkan pelajaran berharga untuk bangkit lebih kuat.

“Hari ini bukan sekadar pelantikan, tetapi deklarasi kebangkitan. Kita terlalu lama diam, terlalu lama menunggu. Kini kita bangkit bukan untuk menjadi biasa-biasa saja, tetapi untuk menjadi barometer Fakultas Hukum UNW. Selama denyut nadi mahasiswa masih hidup, gerakan tidak boleh padam,” ujarnya tegas.

Zaedullah juga mengajak seluruh pengurus untuk tidak gentar menghadapi kritik dan dinamika organisasi, serta menjadikan BEM sebagai ruang perjuangan yang benar-benar memberi dampak bagi mahasiswa.

Prosesi pelantikan dilanjutkan dengan pembacaan ikrar pengurus yang disampaikan secara lantang oleh seluruh jajaran BEM: “Kami pengurus BEM Fakultas Hukum UNW Mataram bersumpah menjaga marwah kampus, setia pada perjuangan mahasiswa, berani bersuara, berani bergerak, dan berani berubah. Kami bukan pengurus yang menunggu, kami adalah pengurus yang memulai. Satu hati, satu langkah, satu tujuan: pergerakan tidak padam.”

Ikrar ini menjadi penegasan bahwa para pengurus berkomitmen menjalankan amanah bukan sekadar dalam bentuk jabatan, tetapi tindakan nyata.

Pihak fakultas menyambut pelantikan ini sebagai momentum strategis dalam membangkitkan kembali budaya organisasi mahasiswa di lingkungan Fakultas Hukum. Dengan struktur kepengurusan yang lengkap serta didukung energi generasi muda, BEM diharapkan dapat menjadi motor gerakan intelektual, advokasi, dan kegiatan sosial.

Dosen Fakultas Hukum menegaskan bahwa BEM merupakan jantung dinamika kampus.

“Ketika BEM bergerak, mahasiswa bergerak. Dan ketika mahasiswa bergerak, fakultas ikut naik kelas,” demikian salah satu pesan yang disampaikan para pembina akademik.

Mengusung semangat “Fakultas Hukum Satu Hati, Berani Aksi”, BEM FH UNW Mataram periode 2025/2026 menegaskan tekad memulai era baru—era di mana mahasiswa tidak hanya berwacana, tetapi bertindak; tidak hanya bersuara, tetapi memperjuangkan; tidak hanya hadir, tetapi menggerakkan.

Pelantikan ini menjadi penanda resmi bahwa BEM FH UNW Mataram telah bangkit. Gerakan telah dinyalakan, dan api perubahan itu dipastikan tidak akan padam.**

Pos terkait