Laporan wartawan sorotnews.co.id : Nengsih.
LEBAK, BANTEN – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-61, Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak akan melaksanakan Car Free Day pada tanggal 9 November 2025 di Alun-alun Rangkasbitung. Acara ini dimulai pukul 07:00 WIB dan akan diisi dengan edukasi dan skrining TBC gratis.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Endang Komarudin, mengajak masyarakat untuk hadir dan memanfaatkan kesempatan ini untuk memeriksa kesehatan dan mendeteksi gejala TBC.
“Jangan ragu untuk datang dan periksa kesehatan Anda! Tersedia juga doorprize bagi yang beruntung,” kata Endang Komarudin kepada wartawan, Jum’at 7 November 2025.
Tema Hari Kesehatan Nasional ke-61 adalah “GENERASI SEHAT, MASA DEPAN HEBAT”. “Ayo jaga kesehatan dan deteksi TBC sejak dini dengan TOSS TBC (Temukan, Obati Sampai Sembuh TBC),” ajakannya.
Menurut Endang Komarudin, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan pencegahan penyakit TBC.
“Dengan adanya edukasi dan skrining TBC gratis, masyarakat dapat lebih memahami gejala TBC dan melakukan tindakan pencegahan sejak dini,” katanya.
Sementara itu, Subkoordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P3M) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, Rochmat Pujiraharjo, mengatakan bahwa angka kasus TBC di Kabupaten Lebak masih cukup tinggi, dengan jumlah kasus mencapai 5.308 pada tahun 2025.
“Dari orang terduga TBC dengan batuk berdahak ini kita lakukan pemeriksaan menggunakan alat TCM (Test Cepat Molekuler) yang bisa mendeteksi TBC atau tidak nya,” kata Rochmat Pujiraharjo kepada wartawan.
Rochmat Pujiraharjo mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara dengan kasus TBC tertinggi kedua di dunia, sehingga perlu dilakukan upaya eliminasi TBC pada tahun 2030.
“Bagaimana caranya itu bukan kita hanya memutuskan mata rantai penularan di masyarakat dengan pengobatan TBC, tapi kita mengikis yang namanya stigma dan persepsi masyarakat tentang TBC,” katanya.
Masyarakat masih memiliki persepsi yang salah tentang TBC, seperti menganggap TBC sebagai penyakit guna-guna atau penyakit keturunan.
“Masalah itu kita kikis, jangan sampai datang ke puskesmas sudah terlambat untuk melakukan pengobatan TBC. TBC bisa penyebab kematian,” katanya.
Rochmat Pujiraharjo mengajak masyarakat Lebak untuk hadir di Car Free Day di Alun-alun Rangkasbitung pada 9 November 2025, di mana akan ada kegiatan sosialisasi TBC dan doorprize menarik.
“Manfaat lebih tahu tentang TBC ini, ayo datang dan periksa kesehatan!” ajakannya.
Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat lebih memahami gejala TBC dan melakukan tindakan pencegahan sejak dini.
“Jangan ragu untuk datang dan periksa kesehatan Anda, karena TBC bisa disembuhkan jika diobati dengan tepat,” tutup Rochmat Pujiraharjo.**








