HUT ke-75 Polairud, Lomba Tari Yospan Jadi Wujud Pendekatan Humanis Polri di Tanah Papua

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Asep Suebu. 

SORONG, PBD — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) tahun 2025, Direktorat Polairud Polda Papua Barat Daya menggelar Lomba Tari Yospan Kapolda Cup yang terbuka untuk umum. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah pelestarian budaya khas Papua sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Direktur Polairud Polda Papua Barat, Kombes Pol Budi Utomo, S.I.K, yang saat ini tengah mengikuti kegiatan Baharkam Mabes Polri di Yogyakarta, menyampaikan melalui sambungan telepon pada Jumat (7/11/2025), bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polairud dalam menjaga dan mengangkat nilai-nilai budaya lokal.

“Intinya kegiatan ini untuk meningkatkan dan melestarikan budaya lokal, sekaligus memeriahkan HUT Polairud yang ke-75 tahun 2025,” ujar Kombes Budi Utomo.

Lomba Tari Yospan ini memperebutkan Piala Kapolda Cup serta uang pembinaan bagi juara 1, 2, dan 3. Pendaftaran dibuka sejak 4 hingga 17 November 2025, dan lomba akan dilaksanakan pada 29 November 2025 di Mako Ditpolairud Polda Papua Barat Daya, Jalan D.I. Panjaitan, Kelurahan Tampa Garam, Distrik Malaimsimsa, Kota Sorong.
Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat mendaftar langsung atau menghubungi panitia melalui kontak yang telah disediakan.

Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol Gatot Haribowo, S.I.K., M.AP., menyambut baik kegiatan tersebut dan memberikan dukungan penuh kepada jajaran Polairud. Ia menilai lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat identitas budaya Papua serta mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat.

“Kami ingin HUT Polairud tahun ini tidak hanya menjadi perayaan internal Polri, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya daerah. Tari Yospan adalah simbol persaudaraan dan semangat kebersamaan masyarakat Papua, dan semangat itu sejalan dengan tugas Polri dalam menjaga harmoni dan keamanan,”
ungkap Kapolda.

Lebih lanjut, Brigjen Pol Gatot menegaskan bahwa kegiatan semacam ini merupakan wujud nyata dari pendekatan humanis Polri yang terus dikedepankan di seluruh wilayah hukum Polda Papua Barat Daya.

Melalui kegiatan tersebut, Polairud Polda Papua Barat Daya berharap masyarakat semakin mencintai dan melestarikan budaya Papua sebagai bagian dari kekayaan budaya nasional yang patut dibanggakan.**

Pos terkait