Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Arya.
MIMIKA, PAPUA TENGAH – Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika, Letkol Inf M. Slamet Wijaya, S.Sos., M.Han., M.A., melakukan peninjauan langsung ke lahan percontohan ketahanan pangan milik Kelompok Tani “Mandiri” di Kelurahan Wonosari Jaya, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, pada Jumat (13/6/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Dandim didampingi oleh Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) dan sejumlah Babinsa Kodim 1710/Mimika. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya evaluasi dan pendalaman terhadap pelaksanaan program ketahanan pangan yang menjadi salah satu fokus pendampingan oleh aparat teritorial di wilayah tersebut.
Letkol Inf Slamet Wijaya menyampaikan bahwa peninjauan ini bertujuan untuk menilai sejauh mana program ketahanan pangan yang dijalankan bersama masyarakat dapat berjalan efektif, khususnya melalui pendampingan oleh para Babinsa.
“Kami ingin memastikan bahwa upaya pendampingan yang dilakukan TNI AD melalui Babinsa benar-benar berdampak bagi ketahanan pangan masyarakat. Ini menjadi bagian dari tanggung jawab kami dalam menjaga stabilitas ekonomi dan sosial masyarakat di Mimika,” ujarnya.
Selama peninjauan, Dandim berinteraksi langsung dengan Ketua Kelompok Tani “Mandiri”, Samin, yang menjelaskan berbagai aspek teknis pertanian yang diterapkan di lahan percontohan tersebut. Penjelasan mencakup teknik budidaya, pemilihan varietas unggul, hingga pengelolaan pascapanen yang efisien.
Dandim juga mengapresiasi upaya kelompok tani dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan dan sumber daya yang tersedia, serta komitmen mereka untuk meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan.
“Program ketahanan pangan ini sangat strategis, terutama dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, krisis pangan, dan fluktuasi harga bahan pokok. Kunjungan ini menjadi bekal berharga bagi kami dalam merancang langkah-langkah konkret ke depan,” tambahnya.
Selain memantau perkembangan di lahan percontohan, Dandim juga mendengarkan langsung keluhan dan kendala yang dihadapi petani dalam implementasi program. Hal ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam merumuskan strategi yang lebih tepat sasaran dan solutif, baik dari sisi teknis pertanian maupun dukungan sarana-prasarana.
Kodim 1710/Mimika berkomitmen untuk terus mendorong kemandirian pangan masyarakat melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan kelompok tani. Program ketahanan pangan ini juga menjadi bagian dari kontribusi TNI AD dalam mendukung program nasional pemerintah di sektor pertanian.**








