Dari Perairan Timur Tengah, MWL Minta Pemprov NTT Hadirkan “Dokter Tanah” disetiap Kecamatan

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Marselin SK. 

MANGGARAI, NTT – Tokoh mudah asal NTT (NTT), Marianus Wilhelmus Lawe Wahang, SE, M.Mar Eng atau yang biasa disapa MWL, meminta Pemprov NTT untuk menghadirkan Dokter Tanah disetiap Kecamatan.

Permintaan ini memiliki alasan karena di NTT mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai petani. Alam NTT juga mendukung profesi mulia ini, ujar Marianus, chief engineer senior NTT dari perairan Timur Tengah kepada media ini pada Kamis 17 Juli 2025.

Marianus yang juga kepala kamar mesin (chief engineer) senior asal kampung Lamawolo, Ile Ape, Pulau Lembata, mengatakan, Saat ini berdasarkan pengamatan Marianus Wihelmus Lawe Wahang, para petani masih menggunakan cara tradisional dalam bertani. Sehingga hasilnya tidak maksimal.

Atas dasar kondisi riil ini maka dipandang perlu untuk menghadirkan Dokter Tanah disetiap kecamatan dan kedepanya bisa disetiap desa.

Pemikiran cerdas MWL ini sejalan dengan komitmen Pemerintahan Indonesia dibawah kepemimpinan Prabowo-Gibran, agar kedepan kita bisa mewujudkan swasembada pangan, khususnya beras.

Pada berbagai kesempatan Presiden Prabowo menyampaikan“Masalah pangan adalah masalah kedaulatan. Masalah pangan adalah masalah kemerdekaan. Masalah pangan adalah masalah survival kita sebagai bangsa. Jika kita ingin menjadi negara maju, pangan harus aman dulu.

Tentu tugas kita bersama mulai pemerintah provinsi NTT yang dinahkodai Gubernur Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma, bekerjasama dengan masyarakat serta berbagai pihak lainya untuk mewujudkan cita-cita mulia Prabowo dan Gibran, tegas MWL.

Lanjut MWL, Dokter tanah itu merupakan seorang individu atau kelompok yang memiliki pengetahuan dan keterampilan khusus dalam bidang pengelolaan dan pemeliharaan tanah, seringkali dalam konteks pertanian atau lingkungan. kata Marianus, Jebolan Universitas Trisakti Jakarta ini.

Mereka bisa berperan dalam: Mendiagnosis masalah tanah : Mengidentifikasi masalah seperti kekurangan unsur hara, degradasi tanah, atau kontaminasi.

Memberikan solusi: Memberikan rekomendasi dan solusi untuk mengatasi masalah tanah, seperti penggunaan pupuk yang tepat, teknik konservasi tanah, atau remediasi lahan.

Meningkatkan kualitas tanah: Membantu petani atau pihak lain untuk meningkatkan kesuburan dan produktivitas tanah secara berkelanjutan.

Pendidikan dan pelatihan: Memberikan edukasi dan pelatihan kepada petani atau masyarakat tentang pentingnya pengelolaan tanah yang baik.

Karena itu MWL yang pernah bekerja sebagai chief engineer sejumlah kapal perusahaan Aramco Oil field, ‘Pertamina’ Saudi Arabia meminta Gubernur dan Wakil Gubernur NTT harus menghadirkan Dokter Tanah ini sehingga kedepan petani kita memiliki pengetahuan yang lebih dalam menjalankan profesinya.**

Pos terkait