Duh, 50 Persen Koperasi Di Kota Pekalongan ‘Non Aktif’ Dinas Pun Turun Tangan Beri Pelatihan

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Toni. 

KOTA PEKALONGAN, JATENG – Jumlah koperasi di Kota Pekalongan, Jawa Tengah terus bertambah. Di 2021 jumlah koperasi tercatat 277 kemudian bertambah lima sehingga di 2022 meningkat menjadi 282 koperasi.

Namun demikian dari 282 koperasi tersebut hanya 148 koperasi yang masuk katagori aktif beroperasi sementara lainya belum diketahui kondisinya.

Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM), Nugroho Hepi Kuncoro menyebut perlunya peningkatan kompetensi agar koperasi bisa terus eksis.

Untuk mendukung peningkatan kompetensi pengelolaan koperasi di Kota Pekalongan, pihaknya pun menggelar pelatihan Akutansi Berbasis Teknologi Informasi secara bertahap.

“Tahap awal ini ada 25 koperasi yang kita berikan pelatihan selama tiga hari,” ungkap Hepi, Kamis (17/11/2022).

Para peserta pelatihan, sebut Hepi, berasal dari berbagai jenis koperasi seperti koperasi pegawai, koperasi karyawan, koperasi wanita dan koperasi lainya.

Dengan pelatihan yang dberikan, lanjut Hepi, harapanya ke depan atau mulai 2023 pengelola koperasi di Kota Pekalongan juga dapat memanfaatkan aplikasi dari Dindagkop untuk mendukung tata kelola koperasi lebih baik lagi.

“Di Kota Pekalongan pergerakan koperasi cukup agresif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi meski secara nilai tidak seberapa namun tetap menghasilkan,” pungkasnya.

Pos terkait