Laporan wartawan sorotnews.co.id : Cakra Buana.
JAKARTA – Pembekalan Bela Negara bagi insan pers jurnalistik resmi digelar dalam rangka Peringatan Hari Bela Negara (HBN) Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Forum Kader Bela Negara (FKBN) Provinsi DKI Jakarta sebagai upaya memperkuat peran strategis media dalam menjaga persatuan dan ketahanan nasional.
Pembekalan berlangsung di Aula Bela Negara, Gedung Suprapto Lantai 8, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Rabu (17/12/2025), sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut diikuti oleh 20 personel insan pers dari berbagai media.
Kepala FKBN Provinsi DKI Jakarta yang juga Staf Khusus Kantor Wilayah Kementerian Pertahanan DKI Jakarta, Morris Kusoy, hadir langsung dan memberikan arahan kepada para peserta pembekalan.
Dalam keterangannya, Morris menegaskan bahwa insan pers memiliki peranan strategis dalam menjaga persatuan bangsa, khususnya di tengah derasnya arus informasi pada era digital saat ini. Menurutnya, jurnalis dituntut tidak hanya cepat dalam menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki kesadaran bela negara yang kuat.
“Informasi hari ini sangat menentukan arah opini publik dan stabilitas nasional,” ujar Morris.
Ia menilai bahwa konsep bela negara saat ini tidak lagi terbatas pada konteks fisik atau militer semata. Bela negara juga tercermin dalam tanggung jawab moral insan pers dalam menyampaikan informasi yang benar, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pembekalan ini, lanjut Morris, menjadi sarana penguatan nilai-nilai kebangsaan bagi insan pers di tengah tantangan kebebasan informasi yang semakin kompleks. Ia menekankan bahwa kebebasan pers harus berjalan seiring dengan tanggung jawab kebangsaan.
“Pers seharusnya menjadi perekat bangsa, bukan justru menjadi sumber perpecahan,” tegasnya.
Menurut Morris, keterlibatan insan media dalam pembekalan bela negara merupakan bagian dari sinergi antara negara dan pers. Melalui ruang edukasi ini, para jurnalis diajak untuk merefleksikan kembali peran strategis jurnalistik dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Materi pembekalan menitikberatkan pada pentingnya peran pers sebagai penjernih informasi di tengah banjir konten digital, sekaligus sebagai garda terdepan dalam menangkal disinformasi yang berpotensi mengganggu persatuan bangsa.
Pemilihan lokasi kegiatan di lingkungan Kementerian Pertahanan dinilai memiliki makna simbolis sebagai representasi penguatan nilai pertahanan dan kebangsaan. Gedung tersebut menjadi simbol komitmen negara dalam membangun ketahanan nasional, termasuk dari sektor informasi.
Morris berharap pembekalan ini dapat meningkatkan kesadaran kolektif insan pers agar mampu menerapkan nilai-nilai bela negara secara nyata dalam praktik jurnalistik sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, FKBN Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ketahanan nasional melalui penguatan sumber daya manusia, khususnya dari sektor pers dan media.
Peringatan Hari Bela Negara Tahun 2025 pun dimaknai sebagai momentum penting untuk mempererat kolaborasi antara negara dan insan pers dalam mewujudkan pers yang profesional, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan.**







