Gandeng Psikolog, Rutan Pekalongan Gelar Seminar Pemulihan Adiksi untuk Warga Binaan

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Toni. 

PEKALONGAN, JATENG – Rutan Pekalongan menggelar seminar pemulihan adiksi bagi 32 warga binaan yang tengah mengikuti program rehabilitasi, Sabtu (9/8/2025). Kegiatan yang berlangsung di aula Rutan ini bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan dan motivasi untuk bangkit dari jeratan narkoba serta memulai hidup produktif setelah bebas nanti.

Bacaan Lainnya

Seminar menghadirkan psikolog sekaligus Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Dinsos P2KB Kota Pekalongan, Nur Agustina, sebagai narasumber. Dalam paparannya, ia menjelaskan mekanisme terjadinya adiksi, dampak buruknya terhadap fisik dan mental, hingga langkah konkret memulai proses pemulihan.

“Adiksi bukan sekadar kebiasaan buruk, tetapi kondisi yang memengaruhi cara otak bekerja. Pemulihan membutuhkan komitmen, dukungan, dan lingkungan yang sehat,” ujar Nur Agustina di hadapan peserta.

Selama sesi berlangsung, peserta terlihat antusias. Mereka aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan, terutama terkait tantangan yang dihadapi selama proses rehabilitasi di dalam rutan maupun nanti setelah kembali ke masyarakat.

Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Pekalongan, Anang Saefulloh, menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan.

“Kami berharap seminar ini menjadi bekal berharga bagi warga binaan. Pemulihan adiksi tidak bisa dilakukan sendiri, perlu dukungan dan pemahaman yang kuat. Rutan Pekalongan berkomitmen tidak hanya memenjarakan, tetapi juga membina,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembinaan seperti ini diharapkan mampu memutus mata rantai ketergantungan narkoba sekaligus mengubah pola pikir warga binaan agar siap kembali ke masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga motivasi untuk benar-benar mengubah diri.

Kehadiran narasumber ahli dan dukungan penuh dari pihak Rutan menjadi bukti adanya sinergi positif dalam upaya menciptakan masa depan yang lebih baik bagi warga binaan.**

Pos terkait