Gema Ramadan di Panggon Mangan Kebraon, UMKM Karangpilang Ramaikan Bazar dan Hiburan Islami

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Sugeng Tri. 

SURABAYA, JATIM – Suasana Ramadan di kawasan Kebraon, Kecamatan Karangpilang, Surabaya, semakin semarak melalui kegiatan Bazar Gema Ramadan yang digelar di Panggon Mangan Kebraon. Memasuki hari kedua pelaksanaan, bazar ini diikuti sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari wilayah Karangpilang dan sekitarnya.

Beragam kuliner khas Ramadan ditawarkan kepada pengunjung, mulai dari jajanan tradisional hingga makanan berat untuk berbuka puasa. Aneka kue basah seperti dadar gulung, pukis, lapis, lemper, pastel, koci-koci, risoles mayo, dan lumpia menjadi pilihan favorit masyarakat.

Selain itu, tersedia pula menu lauk dan makanan siap santap seperti botok tahu tempe, brengkes, sate usus, telur puyuh, hingga berbagai hidangan rumahan lainnya.

Beberapa pelaku UMKM yang turut meramaikan bazar antara lain Ibu Rika dari Kebraon Mitra Sejahtera dengan aneka jajanan tradisional, Agus Kiswanto dari Kemlaten yang menjajakan wedang uwuh dan wedang jancuk, Joik dari Kebraon Gang 3 dengan lontong kupang, serta Mardiono dari Kebraon Gang Mundu yang menawarkan gado-gado dan rujak cingur.

Tak ketinggalan, hidangan masakan Padang dari Buyung warga Kebraon, minuman degan atau kelapa muda dari Arif Kebraon Gang 5, serta es jeruk dan pentol goreng dari Kastowo Kebraon Gang 2 turut menambah ragam pilihan kuliner bagi pengunjung.

Kemeriahan bazar semakin terasa pada malam hari setelah pelaksanaan salat tarawih. Pengunjung disuguhi hiburan musik religi yang dibawakan oleh penyanyi Surabaya yang sedang naik daun, Anissa TikTok.

Dengan suara khas dan cengkok mendayu, Anissa membawakan lagu-lagu bernuansa islami yang mendapat sambutan hangat dari para pengunjung. Sejumlah warga tampak menikmati penampilan tersebut dengan penuh penghayatan.

Yunus, salah satu pengunjung asal Lidah Kulon, Lakarsantri, mengaku terhibur dengan penampilan penyanyi tersebut saat ditemui Sorotnews di lokasi.

“Lagu-lagunya sangat menyentuh dan cocok dengan suasana Ramadan,” ujarnya.

Panitia mencatat jumlah pengunjung yang hadir pada malam hari mencapai sekitar 100 orang. Kehadiran anggota Forum Kebersamaan Warga Kebraon (FORKEB) dan masyarakat sekitar turut menambah semarak suasana.

Bazar Gema Ramadan di Panggon Mangan Kebraon ditutup pada pukul 22.30 WIB. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ajang silaturahmi warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku UMKM lokal selama bulan suci Ramadan.**

Pos terkait