Laporan wartawan sorotnews.co.id : Jefry.
ASMAT, PAPUA SELATAN – Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katolik (PAKat) yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (KKG/MGMP) Kabupaten Asmat menggelar kegiatan dalam rangka Penyusunan Perangkat Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupten Asmat, Sabtu (09/8/2025).
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupten Asmat Wilhelmus Kolyaan, S.Sos atas nama Kepala Kantor didampingi Kepala Seksi Pendidikan Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asmat Damaris Tabita Kuddi, S.Kom membuka dengan resmi kegiatan sehari yang melibatkan para Guru PAKat jenjang SD, SMP maupun SMA di Kabupaten Asmat ini.
Dalam sambutannya, Wilhelmus mengajak para Guru Pendidikan Agama Katolik Kabupaten Asmat untuk terus tingkatkan kompetensi serta berperan aktif dalam mendukung program pemerintah. Ia juga meminta agar para Guru PAKat Kabupaten Asmat ini dapat menjadi agen toleransi dan Moderasi di dunia pendidikan agar tercipta generasi muda Katolik yang berakhlak mulia, bermoral dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Guru mempunyai peran penting dalam menciptakan peserta didik yang berakhlak mulia serta beriman,” ucap Wilhelmus.
Melalui pembelajaran Agama Katolik, Kasubbag menyebut bawah Guru PAKat dapat mewujudkan cinta yang diajarkan dalam ajaran Agama serta meningkatkan wawasan keimanan Katolik dan sikap keagamaan yang moderat_yang menghadirkan kasih Allah bagi semua orang.
“Sekarang telah dicetus kurikulum baru lagi yakni Kurikulum Berbasis Cinta. Jadi Guru Agama harus menghadirkan cinta yang membuat lingkungan Sekolah penuh dengan kasih dan kedamaian,” terang Kasubag Wilhelmus Kolyaan.
Lebih lanjut, Kasubbag TU Kemenag Asmat atas nama Kepala Kantor meminta kerja sama Guru Agama Katolik Kabupaten Asmat terutama yang dibayarkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) oleh Kementerian Agama agar dapat mendukung percepatan realisasi anggaran sesuai dengan prosedur pembayaran TPG.
“Mohon kerjasamanya agar proses penyerapan anggaran kita dapat berjalan sesuai dengan target realisasi,” pungkasnya.**








