Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Minardi.
MUNA, SULTRA – Tidak adanya perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Muna terhadap beberapa jalan lingkungan yang ada di Kecamatan Napabalano, membuat Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Napabalano (Hippmanab) Geram.
Ali Yakhsan, Anggota Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Napabalano menyampaikan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memelihara dan menjaga kondisi jalan.
“Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memelihara dan menjaga kondisi jalan agar aman bagi pengguna jalan. Pemerintah tidak boleh acuh atau merawat lupa terhadap tanggung jawabnya jika tidak ingin dianggap lalai dalam menjalankan tanggung jawabnya atas amanah rakyat,” kata Yakhsan.
“Akibat dari kondisi jalan yang dibiarkan rusak tersebut telah banyak masyarakat yang mengalami kecelakaan sehingga hal ini menurut kami menjadi sangat ironis dan sangat berbahaya apabila kondisi jalan tidak segera di perbaiki. Kondisi ini jika terus dibiarkan dapat berpotensi membahayakan keselamatan dan nyawa masyarakat. Pembiaran pada kondisi jalan rusak tersebut juga tentu juga membahayakan kondisi kesehatan masyarakat akibat debu yang berterbangan dari jalan rusak,” tambahnya.
“Tidak hanya itu, pada aspek ekonomi jalan-jalan rusak ini adalah akses vital untuk perputaran ekonomi masyarakat karena semua jalan-jalan rusak merupakan akses jalan menuju ke pasar Tampo,” ungkapnya.
“Secara pribadi saya sangat menyayangkan sikap anggota DPRD Kabupaten Muna Dapil II selaku representasi masyarakat Napabalano, khususnya di tingkat Kabupaten yang seolah-olah tidak peduli dengan keluhan masyarakat,” ujarnya.
“Yang dimana seharusnya merekalah para caleg yang berjuang untuk menyampaikan aspirasi masyarakat seperti janji-janji manis politik yang mereka sampaikan kepada masyarakat semasa kampanye,” ucap Ali Yakhsan.
“Maka dari itu kami Hippmanab berharap Pemerintah Daerah untuk segera memperhatikan kemudian melakukan perbaikan secepat mungkin. Karena apabila Pemerintah Daerah acuh tak acuh dengan persoalan ini. Maka tidak segan-segan saya dan teman-teman yang tergabung dalam Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Napabalano melakukan aksi yang lebih serius,” tutupnya.**








