Mengawasi Aparatur Negara dan Informasi Publik

HOFA Umumkan Penghargaan Seni Digital Baru Bersama PhillipsX, Soroti Inovasi di Era AI dan Media Imersif

Laporan wartawan sorotnews.co.id : S.Ranex/Red.

LONDON, INGGRIS – HOFA Gallery secara resmi meluncurkan Digital Art Awards, sebuah penghargaan baru yang bertujuan untuk merayakan pencapaian seni digital mutakhir. Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi dengan PhillipsX, divisi inovatif dari rumah lelang ternama Phillips, dan dijadwalkan akan menjadi salah satu sorotan utama dalam kalender seni musim semi London.

Upacara penganugerahan akan berlangsung pada 15 Mei 2025, disusul dengan pameran publik di galeri Phillips London pada 16–22 Mei 2025. Penghargaan ini akan mencakup empat kategori utama: Gambar Diam, Gambar Bergerak, Inovasi, dan Pengalaman—masing-masing dirancang untuk menyoroti pendekatan eksperimental dalam seni digital termasuk kecerdasan buatan (AI), media imersif, dan karya generatif.

Sebanyak 20 finalis internasional akan dipilih berdasarkan keunggulan karya mereka dalam mendobrak batas konvensional seni digital. Pemenang dari masing-masing kategori akan menerima komisi sebesar $10.000 USDC untuk menciptakan karya baru. Seluruh proses seleksi akan dilakukan oleh dewan juri independen yang terdiri atas tokoh-tokoh terkemuka di dunia seni dan teknologi.

Beberapa seniman kenamaan telah menyatakan minatnya untuk berpartisipasi, termasuk Sarah Meyohas, Sougwen Chung, Emily Xie, Operator, dan Kevin Abosch—nama-nama yang dikenal luas sebagai pelopor dalam seni digital dan generatif.

Pameran publik akan menampilkan karya pemenang dan pilihan karya dari finalis lainnya, memberikan pengunjung kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan wujud terbaru dari seni digital yang membaurkan estetika algoritmis dengan ekspresi manusia.

Inisiatif ini juga terinspirasi dari keberhasilan SPACES, rangkaian pameran penjualan yang diinisiasi HOFA bersama Phillips melalui platform PhillipsX. Program ini dirancang untuk mendukung seniman yang berada di persimpangan seni, sains, dan teknologi. Pemenang penghargaan nantinya juga akan menjadi bagian dari jaringan eksklusif ini, dengan karya-karya yang akan dipamerkan dalam ajang pameran seni, pekan raya, serta kemitraan dengan institusi global.

Penghargaan ini didukung oleh sejumlah mitra strategis, termasuk Hivemind Capital Partners melalui Digital Culture Fund, yang memiliki misi memperkuat ekosistem seni digital secara berkelanjutan. Dukungan juga datang dari ApeChain, sebuah platform global untuk kreator dan inovator budaya generasi berikutnya, serta Amina, bank kripto internasional.

“Digital Art Awards adalah bentuk penghormatan terhadap seniman visioner yang tengah membentuk masa depan seni,” ujar Elio D’Anna, Co-Founder HOFA dan penggagas penghargaan ini. “Bersama Phillips, kami ingin menciptakan platform yang mampu mendorong batas kreativitas dan mempertemukan seni dengan teknologi di tingkat global.”**