Kebakaran Hebat Landa Pertokoan Letjen Suprapto: Diduga Akibat Ledakan Baterai Drone, 21 Jiwa Melayang

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Irpan Sofyan. 

JAKARTA — Kepanikan melanda kawasan Komplek Pertokoan Jl Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, setelah kobaran api besar membakar Gedung Terra Drone pada Selasa siang (09/12/2025). Insiden tragis yang terjadi sekitar pukul 12.00 WIB ini menelan korban jiwa dalam jumlah besar dan menyisakan duka mendalam bagi warga Ibu Kota.

Api diduga bermula dari lantai dasar gedung, tepatnya di ruang penyimpanan sekaligus area pengujian baterai drone. Menurut saksi di lokasi, suara ledakan keras terdengar sesaat sebelum asap hitam membumbung tinggi. Dugaan awal mengarah pada ledakan baterai drone berkapasitas besar yang memicu percikan api dan dengan cepat menjalar ke ruangan lain.

“Asap langsung pekat, api cepat sekali membesar,” ujar salah satu pekerja yang berhasil menyelamatkan diri.

Suasana mencekam pun tak terhindarkan. Penghuni dan karyawan gedung berlarian keluar sambil menutup wajah dari kepulan asap yang kian menebal. Beberapa di antaranya nyaris terjebak sebelum akhirnya berhasil dievakuasi.

Sekitar pukul 12.50 WIB, 100 personel Pemadam Kebakaran dari berbagai sektor tiba di lokasi dengan 28 unit mobil pemadam. Akses menuju sumber api sempat menyulitkan petugas, mengingat ruang teknis tempat penyimpanan baterai itu sarat bahan mudah terbakar. Titik api yang berada di lantai dasar turut memicu panas ekstrem dan semburan asap yang menyulitkan manuver tim pemadam.

Pertarungan melawan si jago merah berlangsung intens selama hampir dua jam. Petugas Damkar akhirnya berhasil melakukan pemadaman total pada pukul 14.00 WIB.

Namun, upaya penyelamatan tidak seindah harapan. Kebakaran ini menelan 21 korban jiwa, seluruhnya telah dievakuasi dan dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk proses identifikasi. Aparat juga masih menunggu pendataan resmi untuk menghitung kerugian material, mengingat kondisi bangunan yang hangus parah.

Hingga sore hari, garis polisi masih terpasang di sekitar lokasi kejadian. Tim Polsek Cempaka Putih bersama unit identifikasi forensik terus melakukan penyisiran menyeluruh, memastikan tidak ada korban tersisa dan mengumpulkan bukti-bukti guna memastikan penyebab pasti insiden.

Tragedi ini kembali mengingatkan pentingnya standar keselamatan dalam operasional teknologi berisiko tinggi seperti penyimpanan baterai drone. Publik kini menanti hasil penyelidikan lengkap untuk mengetahui apakah prosedur keamanan telah dijalankan sebagaimana mestinya.

Musibah ini menambah panjang daftar kebakaran besar di area komersial Jakarta — sebuah alarm keras agar keamanan dan pengawasan ditingkatkan sebelum korban kembali berjatuhan.**

Pos terkait