Laporan wartawan sorotnews.co.id : Tim.
PEKALONGAN, JATENG – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Swadaya Masyarakat Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (LSM KCBI) Kabupaten Pekalongan, Ahmad Waziz, atau yang akrab disapa Aziz Doro, menyoroti dugaan alih fungsi lahan Perhutani di Desa Simego, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan. Lahan yang seharusnya menjadi kawasan hutan itu diduga disulap menjadi area pertanian kentang secara ilegal, dengan keterlibatan sejumlah oknum yang mengoordinir penyewaan kepada warga.
Menurut informasi yang dihimpun, warga disebut membayar sekitar Rp2 juta per bidang dengan ukuran lahan yang bervariasi. Aziz mengaku telah melaporkan temuan tersebut kepada pihak Polres Pekalongan, melalui anggota intelijen yang bernama Aris, pada 12 Maret 2025.
“Kami sudah menyerahkan berbagai bukti, seperti foto kondisi lokasi, daftar nama yang diduga menjadi pengelola ilegal, serta beberapa warga yang siap dimintai keterangan,” ujarnya, Rabu (10/12/25).
Aziz menilai peralihan fungsi lahan hutan seluas puluhan hektare ini sangat berbahaya dan berpotensi memicu bencana alam.
“Pohon-pohon ditebang untuk membuka lahan, ini bisa menyebabkan longsor dan banjir bandang. Petungkriyono adalah wilayah rawan, kerusakannya harus dicegah sejak awal,” jelasnya.
Sementara itu, perangkat desa setempat membenarkan bahwa lokasi yang dimaksud berada di Dukuh Kubang. Mereka mengakui bahwa wilayah tersebut memang merupakan lahan Perhutani, namun sejak dahulu tidak ditanami pohon besar dan hanya berupa semak belukar.
Terkait informasi pungutan sewa lahan, perangkat desa juga membenarkan adanya pembayaran oleh warga, namun menegaskan bahwa uang tersebut tidak disetorkan kepada pihak Perhutani.
“Katanya, itu diberikan kepada oknum LSM tertentu. Tanaman yang dibudidayakan di area itu kebanyakan kol dan kentang,” ujar salah satu perangkat desa.
Pada Senin sebelumnya,kata dia , pihak Polres Pekalongan bersama Perhutani dan pihak kecamatan telah turun langsung meninjau lokasi untuk melakukan pemeriksaan lapangan.**








