Laporan wartawan sorotnews.co.id : S.Randx/Red.
JAKARTA – Kepala Biro Informasi dan Hubungan Antarlembaga (Karo Infohan) Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan (Setjen Kemhan), Brigadir Jenderal TNI Frega Wenas Inkiriwang, menghadiri Forum Tematik Bakohumas yang diselenggarakan oleh Dewan Pertahanan Nasional (DPN), Selasa (14/10/2025).
Forum bertema “Sinergi Komunikasi Publik dalam Penguatan Pertahanan Negara” ini digelar di Gedung Pierre Tendean, Jakarta, dan dihadiri oleh perwakilan humas dari berbagai kementerian dan lembaga pemerintah. Acara tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi komunikasi publik terkait isu-isu pertahanan negara di tengah dinamika geopolitik global.
Acara dibuka oleh Deputi Geoekonomi DPN, Dr. Yayat Ruyat, yang membacakan sambutan resmi dari Wakil Sekretaris DPN, Donny Ermawan Taufanto. Dalam sambutannya, ditegaskan bahwa Dewan Pertahanan Nasional dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 202 Tahun 2024, dan memiliki mandat strategis dalam merumuskan kebijakan pertahanan nasional yang terpadu, adaptif, dan partisipatif.
DPN disebut akan menjadi poros koordinasi lintas sektor dalam memperkuat sistem pertahanan negara secara menyeluruh, tidak hanya pada aspek militer, tetapi juga menyentuh dimensi sosial, ekonomi, dan komunikasi publik.
Salah satu narasumber utama dalam forum ini, Laksamana TNI (Purn.) Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., menyoroti urgensi peningkatan sinergi komunikasi antar-kementerian dan lembaga, terutama dalam menghadapi tantangan disinformasi, propaganda digital, dan konflik berbasis persepsi.
“Komunikasi publik yang solid, kredibel, dan konsisten menjadi benteng pertama dalam menjaga kepercayaan publik serta membentengi masyarakat dari pengaruh negatif informasi yang menyesatkan,” tegas Laksamana (Purn) Siwi Sukma Adji.
Ia juga mendorong peningkatan kapasitas profesionalisme praktisi humas pemerintahan, termasuk pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung narasi positif pertahanan negara, khususnya di era media sosial yang serba cepat.
Dalam sesi diskusi, Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang menekankan bahwa humas pemerintah memiliki posisi strategis sebagai “aktor kunci” dalam membentuk opini publik yang sehat dan membangun kesadaran bela negara.
“Sinergi komunikasi publik adalah bagian dari pertahanan non-militer yang harus dibangun secara sistemik. Kementerian Pertahanan siap mendukung langkah DPN dan seluruh instansi untuk mewujudkan pertahanan negara yang kuat dan menyeluruh,” ujarnya.
Forum ini diharapkan menjadi platform berkelanjutan untuk memperkuat jejaring komunikasi antarlembaga, serta mendorong konsolidasi narasi pertahanan negara yang inklusif dan berbasis kepentingan nasional.**








