Laporan wartawan sorotnews.co.id : S.Ranex/Red.
TANGERANG, BANTEN – Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Letjen TNI (Purn) AM Putranto, menghadiri pembukaan ajang otomotif bergengsi Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Kamis (24/7/2025).
Pameran otomotif tahunan ini mengusung tema “Powering the Future”, yang menyoroti peran krusial energi terbarukan dan kendaraan rendah emisi dalam membentuk masa depan industri otomotif global. Tema ini sekaligus mempertegas arah transformasi sektor otomotif nasional menuju ekosistem yang lebih ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan.
Dalam keterangannya, Letjen TNI (Purn) AM Putranto menyampaikan bahwa kehadiran Kantor Staf Presiden (KSP) di GIIAS 2025 merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap percepatan transisi energi di sektor transportasi, khususnya melalui pengembangan kendaraan listrik (EV) dan inovasi energi bersih lainnya.
“Transformasi industri otomotif nasional tidak bisa ditunda lagi. Pemerintah berkomitmen kuat untuk mendorong adopsi kendaraan rendah emisi sebagai bagian dari strategi besar mencapai target Net Zero Emissions pada 2060,” ujar Putranto.
Ia menambahkan bahwa transisi menuju mobilitas berbasis listrik dan energi baru terbarukan tidak hanya menjadi kebutuhan lingkungan, tetapi juga peluang ekonomi yang membuka ruang investasi, penciptaan lapangan kerja baru, dan penguatan daya saing industri nasional di tingkat global.
GIIAS 2025 menjadi panggung penting bagi para pelaku industri otomotif, baik lokal maupun internasional, untuk memamerkan produk dan teknologi terkini, termasuk kendaraan listrik, sistem penggerak hibrida, serta solusi teknologi transportasi masa depan. Pameran ini juga menjadi barometer arah perkembangan industri otomotif Indonesia di era digital dan berkelanjutan.
KSP sebagai lembaga yang mengawal program prioritas Presiden RI, berperan aktif dalam menjembatani sinergi lintas kementerian, pelaku industri, dan masyarakat dalam mewujudkan transformasi sektor transportasi yang adil dan inklusif.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah, diharapkan Indonesia dapat mempercepat pengembangan industri otomotif berbasis energi bersih dan memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat produksi kendaraan listrik di kawasan Asia Tenggara.**








