KSP Perkuat Kolaborasi Percepatan Program Sekolah Unggul Garuda

Laporan wartawan sorotnews.co.id : S.Ranex/Red.

JAKARTA – Kedeputian III Kantor Staf Presiden (KSP) bersama sejumlah Kementerian dan Lembaga terkait menggelar rapat koordinasi dalam rangka percepatan pelaksanaan arahan Presiden terkait pembangunan Sekolah Unggul Garuda. Rapat berlangsung di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Senin (15/7/2025).

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara KSP, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Sekretariat Kabinet, serta Sekretariat Wakil Presiden.

Program Sekolah Unggul Garuda sendiri dijalankan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Ditjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek-Dikti).

Rapat koordinasi ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah untuk mempercepat penyediaan model pendidikan unggulan yang mampu mencetak generasi muda Indonesia berdaya saing global.

“KSP berkomitmen untuk terus mengawal dan memastikan pelaksanaan Program Sekolah Unggul Garuda berjalan secara terstruktur, terukur, dan kolaboratif,” tegas perwakilan Kedeputian III KSP dalam forum tersebut.

Program Sekolah Unggul Garuda menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di bidang pendidikan yang diarahkan Presiden untuk membentuk ekosistem pendidikan modern dan berkualitas, dengan orientasi pada penguatan karakter, kompetensi global, serta konektivitas dengan dunia usaha dan industri.

Dalam forum tersebut, KSP menekankan pentingnya sinergi dan integrasi lintas sektor guna menyukseskan program ini. Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dinilai krusial dalam menghadirkan sistem pendidikan unggulan yang dapat direplikasi di berbagai daerah di Indonesia.

“Model Sekolah Unggul Garuda ini diharapkan menjadi prototype pendidikan masa depan Indonesia yang mampu menjawab tantangan globalisasi dan revolusi industri 5.0,” ujar perwakilan Kemenko PMK.

Selain menjadi forum konsolidasi teknis, pertemuan ini juga merumuskan langkah-langkah percepatan dan penguatan koordinasi antar-instansi, baik dari sisi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga evaluasi dampak program di masa mendatang.

KSP menegaskan bahwa proses pengawalan akan dilakukan secara berkelanjutan melalui pendekatan monitoring, evaluasi, serta pelaporan terintegrasi. Hal ini sejalan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dan akuntabilitas publik.

Dengan sinergi lintas kementerian dan lembaga ini, pemerintah optimistis Program Sekolah Unggul Garuda akan menjadi katalisator perubahan sistem pendidikan nasional yang lebih inklusif, adaptif, dan berorientasi pada keunggulan global.**

Pos terkait