Laporan wartawan sorotnews.co.id : Nengdih.
LEBAK, BANTEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak sedang melakukan proses seleksi untuk penerimaan siswa Sekolah Rakyat (SR) tingkat SD dan SMP tahun ajaran 2025-2026, menggunakan data Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Lebak, Lela Gifty Cleria, mengatakan calon peserta SR harus berasal dari Desil 1 dan Desil 2, yaitu kategori miskin dan miskin ekstrem.
“Jika ditemukan anak dan belum di Ground Cek oleh pendamping, kita mengharuskan didaftarkan sebagai calon peserta sekolah rakyat untuk SD dan SMP,” kata Lela Gifty Cleria pada Kamis (11/9/2025).
Target penerimaan siswa adalah 25 orang untuk SD dan 75 orang untuk SMP.
Lela menyebutkan, untuk SD masih minim pendaftarnya yaitu 13 orang, sedangkan target SMP sudah terpenuhi 75 orang dan sudah ditetapkan oleh Bupati sebagai Calon Siswa SR terintegrasi SD-SMP.
Rencana selanjutnya adalah cek kesehatan gratis bagi calon peserta, dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan dilaksanakan pada 22 September 2025.
“Kami sedang menunggu arahan dari Kemensos untuk pelaksanaan cek kesehatan dan MPLS,” kata Lela.
Lela Gifty Cleria mengajak masyarakat dan lembaga untuk merekomendasikan anak-anak yang memerlukan pendidikan dan memiliki keterbatasan untuk masuk Sekolah Rakyat.
“Tolong masuk ke sekolah rakyat. Sayang banget sekolah rakyat ini luar biasa,” ujarnya.**








