Laporan wartawan sorotnews.co.id : Sugeng Tri.
SURABAYA, JATIM – Sebanyak 31 mahasiswa dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPN Veteran Jatim) melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di RW 3, Kelurahan Kebraon, Kecamatan Karangpilang, Kota Surabaya, yang berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 1 Juli hingga 31 Juli 2025.
Kegiatan KKN tahun ini mengusung tema “SDGs 8 dan 11”, yang berfokus pada pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus mewujudkan kota dan pemukiman yang berkelanjutan. Tema tersebut sejalan dengan poin ke-8 dan ke-11 dari Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan.
Para peserta KKN berasal dari berbagai fakultas di UPN Veteran Jatim, antara lain : Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Ilmu Sosial, Budaya, dan Ilmu Politik, Fakultas Teknik, Fakultas Arsitektur dan Desain, Fakultas Pertanian.
Kegiatan KKN ini diketuai oleh Taufik Nur Hidayat, mahasiswa jurusan Ilmu Hubungan Internasional. Dalam keterangannya, Taufik menjelaskan bahwa program kerja yang dijalankan bertujuan langsung untuk mendukung penguatan UMKM yang ada di Kelurahan Kebraon.
“Kami memberikan pelatihan keterampilan, membantu pengembangan usaha, hingga mendampingi proses perizinan UMKM. Selain itu, kami juga membuat website untuk promosi UMKM, membuka akun TikTok sebagai media pemasaran digital, serta membantu mendesain kemasan produk dan mendaftarkan UMKM ke platform e-commerce,” jelas Taufik.
Ketua UMKM Kelurahan Kebraon, Lili April, menyambut positif kehadiran mahasiswa KKN UPN Veteran Jatim. Ia menyebut bahwa pelaku UMKM di wilayahnya memiliki sejumlah produk unggulan, seperti wedang janjuk—minuman tradisional yang kini mulai viral—dan rengginang “Nugita” yang menjadi favorit masyarakat lokal.
“Kami sangat senang karena dibantu mahasiswa yang membawa ilmu dan semangat baru. Mereka membantu kami meningkatkan kualitas produk dan memperluas pemasaran,” ungkap Lili saat ditemui di Posko UMKM RW 3.
Ketua RW 3 Kelurahan Kebraon, Bapak Harjono, turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan KKN ini. Menurutnya, kehadiran mahasiswa UPN sangat membantu masyarakat, terutama para pelaku UMKM yang membutuhkan pendampingan dalam pengembangan usaha.
“Kami sangat mendukung program KKN dari mahasiswa UPN Veteran Surabaya. Mereka saat ini sedang menempuh semester 6 menuju semester 7, dan kegiatan ini menjadi pengalaman berharga sebelum mereka lulus sebagai sarjana,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintah kelurahan dalam memberdayakan masyarakat secara konkret. Kolaborasi seperti ini, menurut warga, sejalan dengan visi pembangunan yang selama ini digaungkan oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yaitu memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung ekonomi kota.
Dengan berakhirnya kegiatan KKN pada 31 Juli mendatang, mahasiswa berharap kontribusi mereka bisa terus memberikan dampak jangka panjang bagi warga Kelurahan Kebraon, khususnya dalam mendorong kemandirian dan keberlanjutan UMKM lokal.**








