Meriah! 150 Warga Indragiri Tumpah Ruah Ikuti Gerak Jalan & Lomba Tradisional HUT RI ke-80

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Toni. 

PEKALONGAN, JATENG – Suasana Minggu pagi (17/8/2025) di Jalan Indragiri, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan mendadak meriah. Sebanyak 150 warga RW 02 bersemangat mengikuti gerak jalan sejauh dua kilometer untuk menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.

Bacaan Lainnya

Tidak hanya sekadar jalan sehat, panitia juga menyiapkan beragam hadiah menarik bagi peserta. Mulai dari peralatan elektronik, pakaian bermerek, hingga hadiah hiburan unik berupa sandal dari sponsor yang membuat peserta antusias.

Sebelum kegiatan ini, warga lebih dulu menggelar acara tasyakuran bersama di RT 05 Jalan indragiri. Doa bersama tersebut ditutup dengan hiburan musik karaoke yang menghadirkan penampilan warga setempat.

“Seru sekali, rahat semua dalam suasana gembira berkumpul bersama,” ungkap Fatoni (54) salah satu warga yang ikut berpartisipasi.

Usai gerak jalan, keseruan tak berhenti di situ. Warga langsung menggelar aneka lomba tradisional yang diikuti semua kalangan, dari anak-anak hingga orang tua. Sorak-sorai terdengar riuh saat lomba makan kerupuk, memasukkan pensil ke dalam botol, hingga tiup botol air mineral berlangsung.

Tawa pecah ketika lomba ketangkasan mengambil karet gelang di dalam tepung dengan mulut digelar. Wajah-wajah peserta yang penuh bedak tepung membuat suasana semakin heboh.

“Ini lomba favorit, menghibur karena seru dan lucu,” timpal warga lainnya.

Ketua RT 05 Kelurahan Padukuhan Kraton , Rozak, mengungkapkan rasa syukurnya atas partisipasi seluruh warga. Menurutnya kegiatan melibatkan semua warga terasa spesial karena terlihat meriah.

“Tahun ini peringatan HUT RI lebih meriah dari sebelumnya. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa mempererat guyub rukun, menjaga kerukunan, serta menciptakan suasana aman dan kondusif di lingkungan kita,” katanya.

Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan ini terlaksana secara swadaya masyarakat dengan dukungan pengusaha setempat. Semangat gotong royong inilah yang membuat acara semakin berkesan.

“Meski sederhana, suasana kebersamaan jauh lebih berharga. Inilah wujud cinta warga Padukuhan Kraton kepada bangsa dan tanah air,” tambah Rozak.**

Pos terkait