Meriah! Perlombaan Paduan Suara Parheheon Ama HKBP Perumnas BT 6 Resmi Digelar, Sektor 14 Raih Juara Pertama

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Marolop P. Napitu.

PEMATANG SIANTAR, SUMUT – Dalam rangka menyambut kegiatan tahunan Parheheon Ama (seksi bapak), Gereja HKBP Perumnas BT 6 menggelar lomba paduan suara yang diikuti oleh seluruh sektor atau kontingen jemaat. Acara berlangsung meriah dan penuh antusias pada Sabtu, 27 September 2025, dimulai pukul 14.30 WIB di Gedung Gereja HKBP Perumnas BT 6, Jalan Tusam Raya, Pematangsiantar, Kabupaten Simalungun.

Bacaan Lainnya

Perlombaan ini dibuka secara resmi oleh Pdt. Sabar Lubis, S.Th., M.M. melalui khotbah bertema “Hehe Ma Ama”, yang menekankan pentingnya semangat kebersamaan, pelayanan, dan penguatan iman lewat seni dan musik rohani di kalangan kaum bapak.

Ketua Panitia, Drs. A.E. Nababan, M.M., dalam arahannya menjelaskan bahwa perlombaan ini diselenggarakan dengan format tanpa penggunaan mikrofon, agar suara asli dari para peserta lebih terasa murni dan menyentuh.

“Kami ingin menghadirkan nuansa yang lebih otentik. Suara asli lebih enak didengar dan terasa menyentuh hati, apalagi meski diiringi music box, tidak mengurangi makna pujian yang dilantunkan,” ujar Drs. Nababan saat diwawancarai oleh awak media Sorot News di lokasi acara.

Ia juga menambahkan bahwa lagu-lagu yang dilombakan dipilih langsung dari Buku Ende HKBP, dan seluruh peserta telah menyepakati aturan lomba yang ditetapkan panitia.

Untuk menjaga objektivitas dan kualitas penilaian, panitia menghadirkan tiga orang juri independen yang merupakan dosen musik dari Universitas Efarina. Perlombaan dimulai pada pukul 14.55 WIB, dan berlangsung hingga malam hari, diikuti oleh 16 sektor jemaat, yang masing-masing tampil penuh semangat dan penghayatan.

Berikut Daftar Pemenang Lomba Paduan Suara Parheheon Ama 2025: Juara 1: Sektor 14, Dikomandoi oleh ST As. Purba. Juara 2: Sektor 6, Dikomandoi oleh ST Simatupang. Juara 3: Sektor 7, Dikomandoi oleh ST Pangaribuan.

Ketiga sektor tersebut tampil memukau, dengan harmonisasi vokal yang baik, penghayatan lirik yang mendalam, dan penguasaan teknik paduan suara yang mendapat apresiasi dari dewan juri dan para jemaat yang hadir.

Panitia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini dengan tertib, aman, dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi ajang kompetisi, perlombaan ini juga menjadi wadah mempererat tali persaudaraan antar sektor jemaat serta menguatkan semangat pelayanan dalam tubuh Gereja HKBP.

“Semoga tahun depan lomba ini bisa lebih besar lagi dan tetap menjadi bagian penting dari Parheheon Ama. Ini bukan hanya lomba, tapi pelayanan dalam bentuk lain,” tutup Drs. A.E. Nababan, M.M.**

Pos terkait