Laporan wartawan sorotnews.co.id : Ade Kristianto.
JAKARTA – Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti apel gabungan patroli skala besar yang digelar di Lapangan Polres Metro Jakarta Barat, Selasa malam (2/9/2025). Di tengah formasi petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Pemerintah Kota Jakarta Barat, hadir dua sosok istimewa: Ibu Yani dan Ibu Rita, warga Kwitang yang tergabung dalam komunitas peduli bangsa.
Keduanya datang secara sukarela dan membawa bunga hiasan buatan tangan yang dimodifikasi dengan lampu menyala, sebagai simbol dukungan moril untuk para petugas yang berjaga dalam menjaga keamanan wilayah pasca terjadinya insiden kerusuhan beberapa waktu lalu.
Kehadiran dua ibu tersebut sontak menjadi perhatian. Dengan penuh ketulusan, mereka menyerahkan bunga bercahaya itu secara langsung kepada para pimpinan apel, di antaranya : Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi; Wali Kota Jakarta Barat H. Uus Kuswanto; Dandim 0503/JB Kolonel Kav Sigit Dharma Wiryawan; Kajari Jakarta Barat Hendri Antoro; Wakapolres AKBP Dr. Tri Suhartanto; Serta sejumlah personel gabungan lainnya.
“Bunga ini kami buat khusus untuk para petugas TNI, Polri, dan pemerintah yang telah berjuang menjaga keamanan. Ini bentuk cinta dan terima kasih kami sebagai warga,” ungkap Ibu Yani, dengan mata berkaca-kaca.
Menanggapi aksi spontan tersebut, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dukungan yang diberikan warga.
“Kami sangat tersentuh dan berterima kasih atas doa serta support luar biasa dari masyarakat. Ini adalah energi positif yang semakin menguatkan kami dalam menjalankan tugas menjaga Jakarta Barat tetap aman dan kondusif,” tutur Kapolres.
Ia menambahkan, dukungan masyarakat adalah bagian penting dalam membangun sinergi antara aparat dan warga dalam menciptakan situasi keamanan yang stabil, khususnya setelah masa-masa rawan pasca gangguan kamtibmas.
Bunga bercahaya yang diserahkan malam itu bukan sekadar hiasan, melainkan simbol harapan dan semangat yang menyala dari masyarakat kepada para penjaga keamanan. Aksi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kolaborasi antara masyarakat dan aparat adalah kunci utama menjaga stabilitas sosial.
Apel gabungan sendiri digelar sebagai bagian dari strategi patroli skala besar Forkopimko Jakarta Barat, dalam rangka memastikan keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah, serta sebagai langkah preventif atas potensi gangguan keamanan.
Setelah melewati fase rawan beberapa waktu lalu, situasi di Jakarta Barat kini berangsur kondusif. Dukungan seperti yang ditunjukkan oleh Ibu Yani dan Ibu Rita menjadi sinyal positif bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat masih sangat kuat.
Pihak Polres Metro Jakarta Barat berharap, inisiatif masyarakat ini dapat menjadi contoh positif bagi warga lainnya untuk ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan, baik melalui komunikasi, kerja sama, maupun dukungan moril.
“Ketika masyarakat dan aparat berjalan seiring, maka rasa aman bukan lagi sekadar harapan—melainkan kenyataan,” pungkas Kapolres Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi.**








