Panglima TNI Lakukan Courtesy Call dengan PM Singapura, Perkuat Kerja Sama Pertahanan Bilateral

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Arya. 

SINGAPURA – Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto melaksanakan rangkaian Courtesy Call (CC) secara berturut-turut dengan Perdana Menteri Singapura Y.M. Lawrence Wong, Menteri Pertahanan Singapura Chang Chun Sing, serta Panglima Angkatan Bersenjata Singapura (Chief of Defence Force/SAF) Admiral Aaron Beng, di Singapura, Rabu (7/1/2026).

Bacaan Lainnya

Kunjungan kehormatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Singapura di tengah dinamika keamanan kawasan yang terus berkembang.

Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Singapura, Panglima TNI menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta penghormatan yang diberikan Pemerintah Singapura, termasuk penganugerahan Distinguished Service Order (DSO) kepada dirinya.

Panglima TNI menegaskan bahwa penghargaan tersebut tidak hanya memiliki makna secara pribadi, tetapi juga menjadi simbol eratnya hubungan persahabatan dan kerja sama strategis antara Indonesia dan Singapura, khususnya di bidang pertahanan dan keamanan.

Sementara itu, dalam Courtesy Call dengan Menteri Pertahanan Singapura Chang Chun Sing, kedua pihak menekankan pentingnya kemitraan strategis Indonesia–Singapura dalam menghadapi tantangan keamanan regional dan global yang semakin kompleks. Keduanya sepakat bahwa dialog terbuka, kerja sama praktis, serta penghormatan terhadap sentralitas ASEAN merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan.

Sejalan dengan hal tersebut, pertemuan Panglima TNI dengan Panglima SAF Admiral Aaron Beng kembali menegaskan bahwa Singapura merupakan mitra pertahanan yang dekat dan terpercaya bagi Indonesia. Kerja sama antara TNI dan SAF, khususnya di bidang latihan bersama, pendidikan dan pelatihan militer, serta dialog strategis, dinilai telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan profesionalisme dan interoperabilitas kedua angkatan bersenjata.

Melalui rangkaian pertemuan tersebut, Panglima TNI menegaskan komitmen TNI untuk terus menjaga dan memperkuat kerja sama pertahanan Indonesia–Singapura secara seimbang, berkelanjutan, dan dilandasi prinsip saling menghormati kedaulatan serta kepentingan nasional masing-masing negara, demi terwujudnya perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia Tenggara.**

Pos terkait