Pasar Malam Akan Buka di Lapangan Penjara Lama Ruteng, Ini Komentar Warga

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Marselin SK. 

MANGGARAI, NTT – Kegiatan pasar malam terpantau akan dibuka di lapangan penjara lama Ruteng, Kelurahan Mbaumuku, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, NTT.

Rencana dibukanya kegiatan pasar malam ini mendapat tanggapan yang beragam dari warga kota Ruteng kepada media pada 26 Agustus 2025.

“Kami merasa terganggu dengan dibukanya pasar malam yang berlokasi di lapangan penjara lama ini. Kita tau kondisi lapangan yang digunakan saat ini sudah begitu sempit, beda dengan satu tahun yang lalu”, tutur Marsel.

Disamping itu kedepan akan menimbulkan kemacetan lalu lintas di area tersebut, juga sampah akan berserakan dimana-mana seperti kali lalu dan menimbulkan ketidaknyamanan warga sekitarnya.

“Bayangkan kalau dibukanya sampai satu bulan, tentu warga yang ada dikota Ruteng yang melewati jalur ini serta warga yang tinggal disekitar lokasi dibukanya pasar malam ini akan terganggu, apalagi mereka buka sampai larut malam dengan bunyi musik yang begitu besar,” jelasnya.

“Faktor-faktor ini harus diperhatikan oleh pihak berwajib ketika memberi ijin penyelenggaraan kegiatan pasar malam ini. Kalau di Natas Labar bagus, karena tempatnya luas dan agak jauh dari pemukiman warga,” harapnya.

Terpisah Anselmus menyampaikan, Faktor lain yang perlu diperhatikan tujuan dibukanya pasar malam ini untuk siapa, karena hampir pasti sangat minim produk lokal manggarai yang ditampilkan disana itu kalau berkaca dari pasar malam tahun lalu yang dibuka ditempat yang sama.

“Justru pasar malam ini diduga menjadi ajang perjudian terselubung dengan menampilkan berbagai jenis permainan ketangkasan, juga kalau belajar dari pengalaman pasar malam kali lalu,” tutur mereka.

“Kami berharap kegiatan pasar malam ini benar-benar dikaji dari berbagai aspek. Sehingga apabila dibuka kelak akan mendatangkan nilai postif bukan negatif bagi warga kota Ruteng umumnya dan warga Kelurahan Mbaumuku khususnya, tutup mereka,” tutup Anselmus.

Media ini masih berusaha menghubungi panitia serta pihak-pihak terkait untuk dimintai pendapatnya terkait kegiatan pasar malam ini.**

Pos terkait