Pemilik Kopi Tubruk Gadjah Ternyata Orang Terkaya di Indonesia: Digarap Grup Djarum Milik Budi Hartono

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Sugeng Tri Asmoro.

JAWA TIMUR – Bagi penikmat kopi hitam khas Indonesia, Kopi Tubruk Gadjah mungkin sudah tak asing lagi. Produk kopi instan yang menawarkan rasa autentik dan pekat ini telah menjadi primadona di tengah maraknya tren kopi susu instan. Namun, siapa sangka, di balik kesederhanaan kemasan dan konsep “kopi tubruk”-nya, berdiri salah satu raksasa bisnis nasional: Grup Djarum, milik Robert Budi Hartono, orang terkaya di Indonesia versi Forbes.

Kopi Tubruk Gadjah hadir dengan ciri khas kopi hitam murni tanpa campuran, menyasar konsumen yang menginginkan sensasi kopi asli dengan cara penyajian yang mudah — cukup diseduh air panas, menghasilkan endapan biji kopi khas “tubruk”. Produk ini dikenal sejak tahun 2018, bersamaan dengan bangkitnya tren kopi lokal di kalangan masyarakat urban maupun pedesaan.

Kemasannya yang sederhana dan ikonik membuatnya mudah dikenali, baik di minimarket, supermarket modern, hingga pasar tradisional. Dengan karakter rasa yang kuat dan aroma khas, Kopi Tubruk Gadjah bersaing di pasar kopi instan bersama merek-merek besar seperti Wings Group, Nestlé, dan Mayora.

Produk Kopi Tubruk Gadjah diproduksi oleh PT Sumber Kopi Prima, anak perusahaan dari Savoria Group, yang merupakan lini bisnis FMCG (fast moving consumer goods) dari Grup Djarum. Grup ini lebih dikenal publik sebagai produsen rokok Djarum, namun telah lama melakukan ekspansi ke berbagai sektor, termasuk makanan dan minuman.

Grup Djarum sendiri dikendalikan oleh taipan Robert Budi Hartono, yang bersama saudaranya Michael Bambang Hartono, secara konsisten menempati peringkat pertama dan kedua dalam daftar orang terkaya di Indonesia. Mengutip data terbaru dari Forbes, kekayaan bersih Budi Hartono mencapai USD 56 miliar atau setara lebih dari Rp 900 triliun (kurs Rp 16.000/USD).

Berdasarkan laman resmi dan profil LinkedIn-nya, Savoria Group merupakan unit bisnis Djarum yang fokus pada pengembangan produk konsumen cepat saji. Selain kopi, portofolio produknya meliputi minuman isotonik, permen, susu, dan roti.

PT Sumber Kopi Prima, sebagai produsen Kopi Tubruk Gadjah dan Caffino (produk kopi susu instan), didirikan pada 2018. Perusahaan ini memiliki dua fasilitas produksi utama yang berlokasi di Kudus (markas besar Grup Djarum) dan Mojokerto.

Meski tergolong pemain baru di industri kopi kemasan, langkah strategis Grup Djarum melalui Savoria menunjukkan keseriusan dalam merambah industri makanan-minuman domestik. Kopi Tubruk Gadjah menjadi contoh sukses bagaimana sebuah perusahaan besar bisa menyasar pasar rakyat, dengan produk berkualitas dan harga yang terjangkau.

Kopi Tubruk Gadjah bukan sekadar merek kopi instan biasa. Di balik rasanya yang pekat dan kemasannya yang sederhana, terdapat kekuatan modal dan strategi bisnis dari salah satu konglomerasi terbesar di Tanah Air. Dengan dukungan Grup Djarum, produk ini membuktikan bahwa kopi lokal bisa bersaing di panggung nasional, bahkan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia modern.

Jika Anda sedang menikmati secangkir Kopi Tubruk Gadjah, kini Anda tahu bahwa kopi tersebut berasal dari dapur bisnis orang terkaya di negeri ini.**

Pos terkait