Laporan wartawan sorotnews.co.id : Ansori.
TANGGAMUS, LAMPUNG – Setelah dilakukan pencarian intensif oleh tim gabungan, jasad Misroni (35), seorang petani asal Dusun Talang 20, Pekon Air Naningan, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (19/4/2026) sore.
Korban yang sebelumnya diduga tenggelam di genangan Waduk Batu Tegi ditemukan sekitar pukul 15.30 WIB di kedalaman kurang lebih 10 meter. Proses pencarian melibatkan tim SAR Provinsi Lampung, SAR Kabupaten Tanggamus, serta relawan dan masyarakat setempat.
Kapolsek Pulau Panggung, Iptu Suamin, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pencarian telah dimulai sejak pagi hari sekitar pukul 07.30 WIB.
“Setelah berjam-jam melakukan penyisiran, korban akhirnya berhasil ditemukan di kedalaman sekitar 10 meter,” ujarnya.
Menurutnya, proses pencarian dibantu dengan teknologi aqua eye milik Basarnas yang mampu mendeteksi objek di dalam air. Selain itu, tim juga menggunakan metode penarikan jangkar di titik yang diduga sebagai lokasi tenggelam.
“Jangkar sempat tersangkut pada tas milik korban, sehingga memudahkan tim untuk mengevakuasi jasad dari dalam air,” jelasnya.
Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi ke rumah duka dan dilakukan pemeriksaan medis awal. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan tanda pada pergelangan kaki yang diduga bekas lilitan tali, serta luka lecet di bagian punggung dan bibir yang diduga akibat benturan.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi.
Kapolsek juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar perairan, khususnya di Waduk Batu Tegi yang memiliki kedalaman cukup tinggi.
“Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di area berisiko tinggi guna mencegah kejadian serupa,” pungkasnya.**








