Laporan wartawan sorotnews.co.id : Toni.
BATANG, JATENG – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinperkim) Kota Pekalongan menargetkan 688 unit rumah rampung dipugar pada tahun ini. Rumah yang dipugar tersebut masuk Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 2023.
“Jadi nanti masyarakat yang menjadi penerima bisa merealisasikannya tepat rencana,” imbau Kepala Bidang Perumahan Rakyat, Heryu Purwanto, Jum’at (28/7/2023).
Ia mengatakan sebelum pelaksanaan pembangunan akan dilakukan pengecekan langsung ke lapangan dan dilaksanakan prosedurnya terlebih dahulu.
Penerima bantuan atau unit rumahnya nanti akan dicek kelayakan. Bila benar dan layak maka dilanjutkan programnya, begitu juga sebaliknya.
“Bila sudah diverifikasi melalui pengumpupan data maka akan berlanjut ke sosialisasi,” jelas Heryu.
Heryu menyebut proses sosialisasi kepada 688 penerima program sudah selesai 100 persen pada Juli 2023. Kemudian mereka diinformasikan nominal uang yang akan diterima.
“Total bantuan yang diserahkan sebesar Rp 10 juta dengan rincian Rp 8,5 juta untuk material dan Rp 1,5 juta untuk tukang,” katanya menjelaskan.
Ia menambahkan batuan yang diberikan akan langsung masuk rekening. Setelah masuk rekening secara berkelompok para penerima akan memilih material, tukang dan lainnya.
“Terakhir di proses pemugaran bangunan juga akan diawasi agar tidak salah perencanaan. Sebab bila salah rencana kerusakan tidak akan terkover, jadi harus tepat sasaran,” pungkasnya.








