Laporan wartawan sorotnews.co.id : Sugeng Tri Asmoro.
GRESIK, JATIM – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Menganti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, kembali menyelenggarakan kegiatan rutin bulanan dalam rangka penguatan program Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) di Balai Desa Menganti, Kamis (26/6/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh para ibu-ibu PKK dari berbagai RT dan RW di wilayah Desa Menganti dan sekitarnya. Dalam pertemuan tersebut, para peserta mendapatkan penyuluhan seputar pentingnya program Keluarga Berencana (KB) sebagai langkah meningkatkan kualitas hidup keluarga.
“Pendidikan dan penyuluhan keluarga berencana sangat penting untuk menciptakan keluarga yang sehat dan sejahtera. Salah satu upaya yang terus kami dorong adalah penerapan pola dua anak cukup,” ujar Abdul Ghofur, Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) Desa Menganti.
Penyuluhan disampaikan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Menganti, termasuk di antaranya tenaga bidan. Para penyuluh memaparkan berbagai metode kontrasepsi yang tersedia, mulai dari pil KB, suntik, IUD (alat kontrasepsi dalam rahim), hingga metode alami seperti KB kalender.
Menurut tim penyuluh, pemahaman yang benar mengenai alat kontrasepsi dan perencanaan keluarga dapat membantu mengurangi angka kehamilan yang tidak direncanakan serta meningkatkan taraf hidup masyarakat secara menyeluruh.
“Melalui program Kampung KB ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengendalian jumlah anggota keluarga dan dapat menerapkan pola hidup sehat dalam rumah tangga,” tambah salah satu bidan dari Puskesmas Menganti.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Desa Menganti dalam mendukung program nasional pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Bangga Kencana) yang dicanangkan oleh BKKBN.**








