Polres Nabire Gelar Apel Operasi “Jaran Noken 2025” Polda Papua Tengah di Nabire

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Samuel Sauwyar.

NABIRE, PAPUA TENGAH – Polres Nabire bersama Polda Papua Tengah melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Jaran Noken 2025 di Lapangan Apel Polres Nabire. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Alfred Papare, S.I.K., dan dihadiri oleh unsur TNI‑Polri, Pemerintah Daerah, serta tokoh masyarakat setempat, Rabu (17/9/2025).

Operasi ini dilaksanakan sebagai upaya untuk menanggulangi kejahatan jalanan di wilayah Kabupaten Nabire, seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor), perampasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan tindak kriminal lain yang telah meresahkan masyarakat. Operasi Jaran Noken 2025 akan berjalan selama satu bulan, mulai 17 September hingga 16 Oktober 2025, dengan kombinasi penegakan hukum serta tindakan preventif dan preemtif.

Apel gelar pasukan tersebut diikuti oleh 60 personel gabungan dari Polda Papua Tengah dan Polres Nabire. Fokus utama operasi adalah: Penindakan tindak pidana kejahatan jalanan.  Pencegahan melalui patroli rutin dan sosialisasi kepada masyarakat. Penegakan hukum secara profesional dan transparan.

Dalam amanatnya, Kapolda Alfred Papare menekankan bahwa operasi tidak hanya soal penegakan hukum, tetapi juga pentingnya sinergi antar instansi dan profesionalisme personel untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Nabire tetap aman, stabil, dan kondusif.

Operasi ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Nabire. Bupati Mesak Magai secara khusus menyatakan operasi di kota Nabire sebagai langkah strategis untuk menciptakan rasa aman bagi warga dan menekan angka kejahatan jalanan.

Bupati juga menyerukan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, termasuk pembentukan Banpol (bantuan polisi) sebagai kekuatan pendukung aparat untuk memantau dan membantu penegakan keamanan.

Harapan dan tujuan jangka panjang : Terwujudnya kondisi keamanan yang nyata dirasakan oleh warga di Nabire. Penurunan tindak pidana jalanan melalui operasi terencana dan kolaboratif. Masyarakat turut serta dalam pengawasan keamanan lokal. Profesionalisme aparat dalam pelaksanaan tugas.**

Pos terkait