Presiden Prabowo Dorong Pendidikan Unggul sebagai Fondasi Indonesia Emas 2045

Laporan wartawan sorotnews.co.id : S.Ranex/Red.

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan kembali komitmennya terhadap pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan unggul sebagai kunci utama menuju Indonesia Emas 2045. Gagasan ini telah lama menjadi bagian dari visi besar Presiden Prabowo dalam mencetak generasi pemimpin masa depan yang kompeten, berkarakter, dan berdaya saing global.

Bacaan Lainnya

Inspirasi awal visi ini berakar dari model pendidikan berbasis kepemimpinan dan kedisiplinan seperti yang diterapkan di Eton College, Inggris — salah satu sekolah elit dunia yang banyak melahirkan pemimpin negara. Terinspirasi oleh pendekatan tersebut, Prabowo menggagas pendirian SMA Taruna Nusantara pada tahun 1985 di Magelang, Jawa Tengah. Sekolah ini kemudian berkembang menjadi lembaga pendidikan unggulan yang telah mencetak banyak tokoh nasional dari berbagai bidang, termasuk militer, pemerintahan, akademisi, dan sektor swasta.

Gagasan besar Prabowo tentang pendidikan unggul secara eksplisit tertuang dalam bukunya berjudul “Strategi Transformasi Bangsa: Menuju Indonesia Emas 2045” (2023). Dalam buku tersebut, Prabowo menekankan bahwa negara harus hadir dan berinvestasi besar-besaran dalam pendidikan agar setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang adil untuk berkembang, terlepas dari latar belakang ekonomi dan geografis.

Kini, visi tersebut mulai diwujudkan melalui serangkaian kebijakan strategis nasional yang telah dan akan dilaksanakan oleh pemerintah, di antaranya:

Program SMA Unggul Garuda: Sekolah menengah berbasis kepemimpinan, nasionalisme, dan kompetensi global;

Sekolah Rakyat: Akses pendidikan dasar dan menengah berkualitas untuk masyarakat kurang mampu di wilayah tertinggal;

Revitalisasi Sekolah: Modernisasi fasilitas, kurikulum, dan metode pembelajaran di sekolah-sekolah negeri;

Digitalisasi Pembelajaran: Integrasi teknologi informasi dalam proses belajar-mengajar demi memperluas akses dan efektivitas pendidikan di seluruh pelosok negeri.

Upaya tersebut diarahkan untuk memperbaiki ekosistem pendidikan nasional secara menyeluruh — dari kualitas guru, sarana-prasarana, hingga transformasi digital yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Pemerintah menargetkan agar pendidikan unggul tidak hanya dinikmati oleh kalangan tertentu, tetapi menjangkau seluruh anak bangsa tanpa diskriminasi.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap anak Indonesia, di mana pun mereka lahir, punya peluang yang sama untuk sukses. Pendidikan unggul adalah hak semua, bukan hanya milik segelintir,” demikian pernyataan Presiden Prabowo dalam berbagai kesempatan.

Melalui langkah konkret tersebut, Presiden Prabowo berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, nasionalisme tinggi, dan kesiapan bersaing di era globalisasi.

Pembangunan pendidikan unggul merupakan satu dari delapan prioritas nasional dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, yakni visi Indonesia sebagai negara maju, adil, makmur, dan berdaulat pada satu abad kemerdekaannya. Pendidikan yang berkualitas dinilai menjadi pilar fundamental untuk menopang sektor lain seperti ekonomi, kesehatan, teknologi, pertahanan, dan tata kelola pemerintahan.

“Mari kita dukung bersama visi pendidikan unggul ini sebagai fondasi utama menuju Indonesia yang sejahtera, adil, dan berdaya saing global,” tulis Prabowo dalam bukunya.

Dengan komitmen kuat dari pemerintah dan partisipasi masyarakat, cita-cita membangun peradaban bangsa melalui pendidikan bukan lagi angan, tetapi menjadi gerak nyata menuju masa depan yang gemilang.**

Pos terkait