Laporan wartawan sorotnews.co.id : Asep Suebu.
JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri serta melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan 1.179 SPPG Polri dan peresmian 18 gudang ketahanan pangan Polri. Kegiatan dipusatkan di SPPG Polri PAL Merah, Polres Metro Jakarta Barat, pada Jumat (13/2/2026).
Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor guna mewujudkan layanan pemenuhan gizi yang optimal, efektif, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Presiden Prabowo didampingi oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. Sebelum prosesi peresmian, Presiden meninjau langsung fasilitas SPPG untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana dalam mendukung pelaksanaan program pemenuhan gizi masyarakat.
Kegiatan tersebut juga diikuti secara daring oleh Wakapolda Papua Barat Daya bersama Pejabat Utama Polda Papua Barat Daya, perwakilan Gubernur Papua Barat Daya, Kepala Regional BGN Papua Barat Daya, serta Kepala Bulog Sorong sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi program di tingkat daerah.
Dalam laporannya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa hingga saat ini Polri telah memiliki total 1.179 SPPG. Dari jumlah tersebut, sebanyak 411 SPPG telah beroperasi, 162 SPPG berada dalam tahap persiapan operasional, 499 SPPG sedang dalam proses pembangunan dan ditargetkan rampung pada Maret 2026, serta 107 SPPG masih dalam tahap groundbreaking.
“Apabila seluruh SPPG tersebut telah beroperasi, diproyeksikan mampu memberikan manfaat kepada 2.947.500 orang serta menyerap sekitar 58.950 tenaga kerja,” ujar Kapolri.
Kapolri juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, kementerian dan lembaga terkait, Badan Gizi Nasional, pemerintah daerah, para mitra kerja, stakeholder, serta seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan dukungan dan kolaborasi dalam pengembangan SPPG Polri serta penguatan ketahanan pangan nasional.
Ia menegaskan bahwa sinergi yang terbangun menjadi kunci utama dalam memastikan program ketahanan pangan berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Melalui peresmian ini, diharapkan keberadaan SPPG Polri dan pembangunan gudang ketahanan pangan dapat semakin memperkuat peran Polri, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga sebagai bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi dan kesejahteraan rakyat Indonesia.**








