Laporan wartawan sorotnews.co.id : Sugeng Tri.
SURABAYA, JATIM – Pujasera Panggon Mangan yang dikelola Kecamatan Karangpilang, Kota Surabaya, akan menggelar Bazar Ramadan 2026 dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 19 Februari 2026 hingga 18 Maret 2026.
Bazar akan digelar setiap hari pukul 15.00 hingga 21.00 WIB, berlokasi di kawasan Panggon Mangan, dekat Lapangan Sepak Bola Kelurahan Kebonsari serta Ruko Kartika Niaga, tepatnya di Jalan Kebraon Gang 5, wilayah Kelurahan Kebraon, Kecamatan Karangpilang, Surabaya.
Ketua Panitia Bazar Ramadan yang juga Ketua Panggon Mangan, Kastowo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bazar Ramadan pertama sejak Panggon Mangan berdiri kurang lebih 10 bulan lalu.
“Dalam menyambut bulan suci Ramadan, tahun ini untuk pertama kalinya kami mengadakan bazar selama satu bulan penuh. Kami ingin memberikan ruang bagi pelaku UMKM sekaligus memeriahkan suasana Ramadan di wilayah Karangpilang,” ujar Kastowo, yang juga menjabat sebagai Sekretaris LKMK Kelurahan Kebraon.
Bazar Ramadan tersebut akan diikuti oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) se-Kecamatan Karangpilang serta masyarakat sekitar. Beragam produk kuliner akan meramaikan kegiatan ini, mulai dari aneka makanan olahan, seafood, jajanan pasar, penyetan, menu bakar dan goreng, hingga hidangan Chinese food serta aneka minuman hasil kreasi UMKM lokal.
Panitia menetapkan kontribusi partisipasi sebesar Rp10.000 per hari atau Rp300.000 untuk satu bulan penuh bagi setiap peserta bazar.
Sementara itu, Ketua UMKM Kecamatan Karangpilang, Lili, menyampaikan bahwa sektor UMKM pada 2025 hingga 2026 dinilai masih menjanjikan, khususnya di bidang kuliner kekinian, produk sehat atau organik, jasa digital, serta usaha ramah lingkungan.
“Beberapa contoh usaha yang potensial di antaranya makanan ringan, frozen food, minuman kekinian, fashion thrift, layanan dropship, hingga jasa kreatif. Bisnis-bisnis ini menjanjikan karena kebutuhan hariannya stabil, mengikuti tren gaya hidup, dan didukung kemudahan pemasaran digital,” ujar Lili kepada Sorotnews.co.id.
Melalui Bazar Ramadan ini, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, memperluas jaringan pemasaran UMKM, serta memperkuat sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah kecamatan dalam mendukung pengembangan ekonomi kerakyatan di wilayah Karangpilang.**








