Putra Lombok Utara Wakili NTB Raih Apresiasi Nasional Guru Pendidikan Agama Buddha 2025

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Endi Tarwadi. 

LOMBOK UTARA, NTB — Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Salah satu putra terbaik daerah, Joni Pranata, S.Pd.B., M.Pd.B., Gr, berhasil mengharumkan nama NTB di tingkat nasional setelah meraih Apresiasi Guru Pendidikan Agama Buddha dan Pendidikan Keagamaan Buddha Tahun 2025, Minggu (21/12/2025)

Penghargaan prestisius tersebut menjadi bentuk pengakuan nasional atas dedikasi, ketekunan, serta pengabdian Joni Pranata dalam dunia pendidikan dan pembinaan keagamaan Buddha. Ia dinilai konsisten menjalankan peran sebagai pendidik yang profesional, berintegritas, serta memberikan keteladanan nyata di tengah masyarakat.

Joni Pranata diketahui berasal dari Dusun Tebango, Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara—sebuah dusun kecil yang berada di wilayah komunitas minoritas. Wilayah yang sebelumnya kerap dipandang sebelah mata itu kini justru melahirkan sosok pendidik inspiratif yang mampu menembus panggung nasional.

Prestasi ini menjadi semakin istimewa karena Joni Pranata tercatat sebagai figur pertama dari wilayahnya yang menerima apresiasi nasional di bidang Pendidikan Agama Buddha. Di usia yang relatif muda, ia juga memperoleh kehormatan bertemu langsung dengan Menteri Agama Republik Indonesia di Jakarta, sebuah capaian yang tidak hanya membanggakan secara pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan daerah asalnya.

Di tengah masyarakat dan umat Buddha setempat, Joni Pranata dikenal dengan sapaan “Romo Bajang” atau “Tuan Guru Bajang”. Panggilan tersebut mencerminkan kedekatan emosional dengan masyarakat sekaligus bentuk penghormatan atas perannya dalam membimbing umat serta membina generasi muda secara spiritual dan moral.

Sosok Joni Pranata dikenal enerjik, mandiri, dan gigih. Ia konsisten mengabdikan diri di bidang pendidikan keagamaan, meski harus menghadapi berbagai keterbatasan, baik dari sisi geografis maupun sosial. Perjalanan hidup dan pengabdiannya menjadi bukti nyata bahwa latar belakang minoritas serta keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.

Capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi Joni Pranata, tetapi juga mengharumkan nama Dusun Tebango, Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, hingga Provinsi Nusa Tenggara Barat di kancah nasional. Diharapkan, prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi para pendidik dan generasi muda untuk terus belajar, berkarya, serta mengabdi demi kemajuan daerah dan Indonesia.

NTB patut berbangga. Lombok Utara menorehkan sejarah. Dari dusun kecil, lahir prestasi besar untuk Indonesia.**

Pos terkait