Laporan wartawan sorotnews.co.id : Sugeng Tri.
SURABAYA, JATIM – Sebanyak 215 anggota Kader Surabaya Hebat (KSH) dari Kelurahan Kebraon, Kecamatan Karang Pilang, Kota Surabaya, menggelar kegiatan rekreasi dan silaturahmi ke kawasan wisata SANTERRA De Laponte, yang berlokasi di Desa Pujon Kidul, Kabupaten Malang, pada Sabtu (20/9/2025).
Kegiatan ini merupakan inisiatif mandiri dari para kader sebagai bentuk penyegaran (healing) setelah menjalankan berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan. Para peserta diberangkatkan menggunakan empat unit bus besar, dengan biaya swadaya sebesar Rp110.000 per orang. Kegiatan ini diikuti oleh kader dari 13 RW yang ada di wilayah Kelurahan Kebraon.
Ketua Koordinator KSH Kebraon, yang berinisial SKH, bersama salah satu pengurus, YSR, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya untuk rekreasi, tetapi juga bertujuan mempererat hubungan antar kader di tingkat kelurahan, serta meningkatkan semangat kerja dalam mendukung program-program Pemerintah Kota Surabaya.
“Kader Surabaya Hebat bukan sekadar relawan, tetapi mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan pembangunan berbasis masyarakat. Kegiatan seperti ini penting agar para kader tetap semangat dan solid,” ujar SKH kepada jurnalis Sorotnews.co.id di sela kegiatan.
Kader Surabaya Hebat (KSH) adalah program yang diinisiasi Pemerintah Kota Surabaya sebagai bagian dari strategi pembangunan partisipatif. Para kader merupakan warga pilihan yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Camat, untuk membantu berbagai program pembangunan di tingkat kelurahan.
Saat ini, tercatat sekitar 28.000 kader aktif tersebar di 31 kecamatan dan 154 kelurahan se-Kota Surabaya. Para kader ini berperan sebagai agen pelayan masyarakat dalam berbagai bidang, seperti :
Kesehatan: Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pemantauan penyakit seperti DBD.
Sosial dan Ekonomi: Membantu program pemberdayaan masyarakat dan kegiatan sosial.
Lingkungan: Menjaga kebersihan, sanitasi, dan kelestarian lingkungan sekitar.
Informasi Publik: Menjadi penghubung informasi antara masyarakat dan pemerintah.
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka, setiap anggota KSH menerima uang operasional bulanan sebesar Rp700.000. Selain itu, para kader juga mendapatkan perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan, yang meliputi: Perlindungan kecelakaan kerja, Perlindungan kematian.
Meski begitu, beberapa kader yang ditemui menyampaikan harapan agar insentif tersebut dapat ditingkatkan. Mereka berharap aspirasi ini bisa menjadi perhatian Wali Kota Surabaya demi meningkatkan kesejahteraan para relawan.
“Kami bersyukur atas perhatian pemerintah, tapi jika memungkinkan, semoga insentif bisa ditambah agar semangat para kader makin meningkat,” ungkap salah satu kader saat dimintai komentar.
Kegiatan wisata kader KSH Kelurahan Kebraon ini menjadi contoh sinergi positif antara masyarakat dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan sosial yang sehat, harmonis, dan aktif. Semangat gotong-royong serta dedikasi para kader menjadi fondasi penting dalam membangun Kota Surabaya yang lebih hebat dan inklusif.**








