Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Minardi.
MUNA, SULTRA – Suasana haru dan bangga menyelimuti warga Kecamatan Napabalano menyambut kepulangan para atlet Sepak Takraw Pelajar Putri Kabupaten Muna yang telah mengharumkan nama daerah Kabupaten Muna hingga Provinsi Sulawesi Tenggara atas raihan medali perunggu ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) Indonesia Tahun 2025.
Walaupun acara penyambutan digelar secara sederhana di lingkungan pelabuhan Ferry Tampo, namun kemeriahan tetap terasa berkat semangat kekeluargaan dan antusiasme tinggi dari para guru, orang tua, serta rekan-rekan siswa/siswi SMP Negeri 1 Napabalano dan SMA Negeri 1 Napabalano.
Acara diawali dengan sambutan hangat dari Harmoko, S.Pd.,MM guru SMPN 1 Napabalano. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa prestasi ini adalah bukti nyata dari kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah.
“Hari ini, kita tidak hanya menyambut piala. Kita menyambut semangat juang yang luar biasa. Kami sengaja membuat penyambutan ini sederhana namun terasa di hati, agar kita semua ingat bahwa hal-hal terbaik seringkali datang dari ketekunan yang sunyi, bukan dari kemewahan yang ramai. Kalian adalah inspirasi bagi kita semua!,” ujar Bung HT sapaan akrab nya disambut tepuk tangan riuh
“Tentunya ucapan terimakasih sebesar-besarnya kepada pelatih Sepak Takraw Kabupaten Muna La Ode Halidin, S.Pd.,M.Si yang berhasil mengantarkan para Pelajar Putri meraih Medali Perunggu ajang POPNAS 2025 serta kepada Sekwan Kab. Muna yang juga merupakan ketua PSTI Kab. Muna Aris, S.PdI.,M.Si yang telah memberikan support secara material sehingga pelaksanaan penyambutan berjelan sukses dan meriah meski berlangsung secara sederhana.” Sambung bung HT
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan dan arak-arakan keliling Tampo sebagai simbol rasa syukur. Mewakili segenap masyarakat Kecamatan Napabalano Harmoko berharap
“prestasi ini dapat memicu semangat bagi generasi selanjutnya untuk terus berkarya dan berprestasi, membuktikan bahwa keterbatasan sarana tidak akan pernah menghalangi lahirnya juara sejati.” Tutupnya
Acara penyambutan ini dilaksanakan usai anak sekolah SMP dan SMA pulang dari sekolahnya.
“Sederhana dalam Perayaan, Luar Biasa dalam Pencapaian”.**

