Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Arya.
PUNCAK JAYA, PAPUA TENGAH – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni, Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Kewilayahan Yonif 715/Motuliato menggelar berbagai kegiatan lomba di sejumlah pos Satgas yang tersebar di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Minggu (1/6/2025).
Kegiatan tersebut bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila, meningkatkan semangat kebangsaan, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak usia dini, khususnya di kalangan anak-anak yang tinggal di wilayah perbatasan.
Adapun jenis perlombaan yang digelar meliputi lomba menggambar Garuda Pancasila, balap kelereng, dan kuis kebangsaan. Seluruh kegiatan berlangsung penuh semangat dan antusiasme, baik dari anak-anak maupun warga sekitar yang turut hadir menyaksikan.
Komandan Satgas Yonif 715/Motuliato, melalui pernyataan resmi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan teritorial non-tempur yang bertujuan untuk membangun hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat di wilayah penugasan.
“Kami ingin menanamkan nilai-nilai Pancasila dan semangat persatuan sejak dini, khususnya kepada generasi muda di daerah perbatasan seperti Puncak Jaya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, mengenalkan sejarah Hari Lahir Pancasila serta makna di balik sila-silanya merupakan langkah penting agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang memiliki jiwa nasionalis, berkarakter, dan siap membangun bangsa di masa depan.
Salah satu momen menyentuh datang dari Lani (9 tahun), salah satu anak binaan dari Pos Pruleme. Dengan wajah polos penuh haru, Lani menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kehadiran personel Satgas di wilayah mereka.
“Terima kasih om-om tentara, sudah ajar kami banyak hal, terutama tentang Pancasila. Kami di sini sayang semua sama om-om tentara,” ucap Lani sambil tersenyum malu-malu.
Melalui kegiatan semacam ini, Satgas Pamtas Yonif 715/Motuliato berharap nilai-nilai Pancasila tidak hanya dipahami sebagai konsep, tetapi juga dihayati dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Papua, khususnya di wilayah pedalaman dan perbatasan.
Peringatan Hari Lahir Pancasila di Puncak Jaya ini menjadi simbol kuat bahwa semangat persatuan, kebhinekaan, dan kecintaan terhadap tanah air tetap hidup dan terus ditumbuhkan, bahkan di daerah-daerah terpencil sekalipun.**








