Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Minardi.
MUNA, SULTRA – Desa Mabolu merupakan desa yang terletak di Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara. Yang saat ini dipimpin oleh Kepala Desa Apt. La Ode Awali, S.Farm.
Saat ditemui dalam sesi wawancara Selasa, 31 Desember 2024 usai melakukan musyawarah bersama para tokoh agama dan masyarakat, Awal sapaan akrab Kades Mabolu menyatakan bahwa pembangunan gedung UMKM kaligrafi ini agar kemudian bisa menjaga dan mendorong semangat masyarakat pelaku/pembuat seni kaligrafi.
“Dengan adanya gedung kaligrafi ini tentunya bisa memenuhi permintaan masyarakat Desa Mabolu. Selain itu pula Desa Mabolu memiliki pelatih atau pengajar membuat seni kaligrafi yang juga salah satu tokoh agama dalam desa, tentunya proses regenerasi pengrajin seni kaligrafi muda/i Desa Mabolu juga tetap terjaga,” ucap Awal.
Selain itu pula, Kepala Desa Mabolu akan menjadikan kaligrafi Desa Mabolu sebagai pusat UMKM Desa yang diyakininya bisa mendorong Pendapatan Asli Desa (PAD), tambahnya.
“Untuk mendukung kemajuan UMKM Desa nya tersebut sehingga bisa lebih dikenal lagi oleh hal layak dan mendapat kan banyak ilmu agar bagaimana pelaku UMKM tetap terus bergerak, Saya akan bangun mitra dengan Rumah BUMN PLN Muna yang saya nilai sebagai mitra yang tepat bagi pelaku UMKM. Sehingga nantinya UMKM Kaligrafi Desa Mabolu berada di bawah binaan Rumah BUMN PLN Muna dan kedepannya bisa go publik go global dan go modern,” katanya.
Kepala Desa Mabolu turut menceritakan beberapa tujuan dan manfaat Desa Mabolu sebagai kampung kaligrafi Al-Qur’an sebagai berikut :
Tujuan Utama
1. Mengembangkan kesadaran dan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
2. Meningkatkan pemahaman dan penghayatan nilai-nilai Al-Qur’an.
3. Mengembangkan seni kaligrafi sebagai bentuk ekspresi keagamaan.
Tujuan Khusus
1. Membangun komunitas yang menghargai dan mempelajari Al-Qur’an.
2. Mengembangkan keterampilan kaligrafi dan seni Islam.
3. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
4. Membangun kebersamaan dan kesatuan masyarakat melalui kegiatan keagamaan.
Manfaat
1. Meningkatkan kesadaran spiritual.
2. Mengembangkan kreativitas dan keterampilan.
3. Membangun komunitas yang harmonis.
4. Meningkatkan pemahaman Al-Qur’an.
5. Mengembangkan ekonomi lokal
Contoh Aktivitas
1. Kelas kaligrafi Al-Qur’an.
2. Pengajian Al-Qur’an.
3. Workshop seni Islam.
4. Pameran kaligrafi Al-Qur’an.
5. Festival Al-Qur’an.
Awal berharap generasi muda/i Desa Mabolu tetap memfokuskan dirinya belajar dan terus belajar seni kaligrafi agar kedepannya Mabolu yang dikenal dengan hasil kaligrafinya tetap bertahan. Tutup La Ode Awali.**








