SPPG Kecamatan Rajeg Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis di Cadas Kukun

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Sanusi. 

KAB. TANGERANG, BANTEN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, resmi meluncurkan program Makan Bergizi Gratis yang diinisiasi oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, pada Selasa (19/8/2025). Kegiatan ini dilaksanakan di Jalan Raya Cadas, Kukun, RT 001/01 No. 112, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk : Camat Rajeg Oman Apriaman, S.KM., S.IP, Kapolsek Rajeg AKP Yono Taryono, S.H, Danramil Rajeg Kapten Inf Teguh Rusmadi, Kepala Puskesmas Rajeg Drg. Tohiroh, Kepala Desa Mekarsari Fadlah, Kepala Desa Sukatani Hj. Umiyati, S.IP, Ketua RW 001 Udat, Ketua RT 001 Bahrudin.

Program ini menjangkau sejumlah lembaga pendidikan, di antaranya : SMPI Ayatra (Sukatani), Sukatani 3 (Sukatani), MI Al Falahiyah (Rajeg), TK Vania Dhanasari (Perum Green Leaf Mekarsari).

Guru dan siswa di sekolah-sekolah tersebut kini dapat menikmati makanan bergizi tanpa biaya, diharapkan dapat meningkatkan asupan gizi anak-anak secara signifikan.

Dalam sambutannya, Camat Rajeg, Oman Apriaman, menyampaikan bahwa program makan bergizi gratis yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto ini sudah direalisasikan.

“Alhamdulillah, kami di Rajeg kini memiliki SPPG. Program makan bergizi gratis yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto ini sudah direalisasikan. Semoga kebutuhan gizi anak-anak di sekolah—baik negeri maupun swasta—dapat terpenuhi,” kata Oman.

Lebih jauh, ia menambahkan, menu ini mendukung visi Indonesia Emas 2045.

> “Menu ini mendukung visi Indonesia Emas 2045. Mari kita ciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan siap menjadi penggerak bangsa,” jelasnya.

Seorang warga setempat yang memilih tetap anonim juga menyatakan rasa antusiasnya karena program makan bergizi ini sudah lama ditunggu.

“Program makan bergizi ini sudah lama ditunggu. Semoga berjalan terus dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi dimulai pada 6 Januari 2025, ditargetkan melayani puluhan juta anak dari PAUD hingga SMA, serta ibu hamil dan menyusui di 26 provinsi.

Pelaksanaannya melalui jaringan SPPG, dapur khusus yang dikelola melalui berbagai mekanisme, seperti Badan Gizi Nasional (BGN), yayasan mitra, atau lembaga lainnya.

Contoh, di Kota Bogor, satu SPPG mampu melayani lebih dari 3.000 siswa, dengan menu beragam dan higienis, dikelola oleh tim ahli gizi. Komitmen daerah seperti Kalimantan Tengah juga tengah membangun puluhan SPPG sebagai dukungan terhadap program nasional.

Peluncuran program SPPG di Rajeg menjadi bagian penting dari implementasi strategi nasional untuk menangani stunting, kualitas pendidikan, dan ketahanan pangan anak-anak. Dengan melibatkan aparat pemerintah kecamatan dan tokoh masyarakat, program ini diharapkan lebih berdaya guna dan tepat sasaran.**

Pos terkait