Subuh yang Ternodai: Pelecehan Jalanan di Cikarang Barat Terekam CCTV, Polisi Kejar Pelaku

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Habib. 

KAB. BEKASI, JABAR — Aksi pelecehan jalanan kembali mengguncang rasa aman warga Cikarang Barat. Seorang perempuan menjadi korban tindakan asusila oleh pelaku tak dikenal di Jalan Nona Merah, Kampung Cibitung RT 05 RW 06, Kelurahan Telagaasih, Kecamatan Cikarang Barat. Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan videonya viral di media sosial.

Insiden terjadi pada Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 05.00 WIB, ketika suasana lingkungan masih lengang menjelang waktu salat Subuh. Korban saat itu berjalan kaki seorang diri di sekitar lokasi kejadian.

Dari rekaman CCTV yang beredar, pelaku terlihat mendekati korban secara tiba-tiba. Dalam hitungan detik, pelaku diduga melakukan pelecehan fisik sebelum melarikan diri memanfaatkan kondisi jalan yang sepi.

Kejadian ini sontak memicu kekhawatiran warga sekitar. Selain meresahkan, aksi tersebut dinilai mencederai rasa aman masyarakat, khususnya perempuan yang beraktivitas pada pagi hari.

Menanggapi laporan yang beredar, jajaran Polsek Cikarang Barat langsung melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga mengumpulkan keterangan dari warga serta menelusuri rekaman CCTV tambahan di sekitar lokasi guna mengidentifikasi pelaku.

“Sudah kami laksanakan cek TKP. Untuk perkembangan saksi maupun terduga pelaku masih dalam tahap penyelidikan,” ujar perwakilan Humas Polsek Cikarang Barat.

Pihak kepolisian belum mengungkap identitas korban secara rinci karena masih dalam proses pendataan dan pendampingan. Polisi memastikan korban mendapatkan penanganan sesuai prosedur yang berlaku.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas seorang diri di jam-jam rawan. Warga juga diminta segera melapor jika mengetahui informasi yang dapat membantu proses penyelidikan.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Polsek Cikarang Barat. Aparat berkomitmen memburu pelaku dan memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang di wilayah tersebut.**

Pos terkait