Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Arya.
JAKARTA – PT Telkom Akses, bagian dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, resmi meluncurkan sistem Digital Lensa Invoice atau Intelligent Vendor Input Document & Disbursement, sebuah inovasi otomasi berbasis Robotic Process Automation (RPA) yang dirancang untuk mempercepat proses administrasi proyek hingga verifikasi dan pembayaran Pekerjaan Pasang Baru (PSB). Peluncuran ini dilakukan di Jakarta pada 19 November 2025.
Inovasi tersebut menjadi langkah konkret Telkom Akses dalam memperkuat transformasi digital, sekaligus meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional di seluruh lini bisnis perusahaan.
Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Telkom Akses, Hery Sofiaji, menjelaskan bahwa penerapan Lensa Invoice merupakan strategi penting untuk menghadirkan alur kerja administrasi yang modern, terintegrasi, dan transparan.
“Melalui Lensa Invoice, kami ingin memastikan proses operasional di Telkom Akses menjadi lebih cepat, akurat, serta sesuai dengan standar tata kelola dan regulasi yang berlaku,” ungkap Hery seusai peresmian.
Lensa Invoice menghadirkan terobosan signifikan melalui integrasi teknologi Artificial Intelligence (AI) dan Optical Character Recognition (OCR). Teknologi ini memungkinkan sistem melakukan validasi otomatis atas tagihan mitra kerja, sehingga mempercepat pemrosesan administrasi secara menyeluruh.
Tidak hanya itu, sistem ini juga mendukung penggunaan tanda tangan digital dan materai elektronik, yang membuat seluruh proses lebih praktis dan aman. Lensa Invoice turut memperkuat keamanan transaksi melalui validasi otomatis jaminan asuransi pelaksanaan dan pemeliharaan, yang terhubung langsung dengan pihak ketiga.
Seluruh alur kerja Lensa Invoice dirancang secara paperless dengan menitikberatkan pada kecepatan, akurasi data, serta kepatuhan terhadap standar legal maupun keuangan yang berlaku. Hal ini selaras dengan komitmen Telkom Akses dalam mendorong proses bisnis yang ramah lingkungan dan efisien.
Telkom Akses menargetkan implementasi Lensa Invoice secara nasional di seluruh wilayah operasional perusahaan. Kehadiran sistem ini diharapkan dapat menjadi pendorong utama dalam meningkatkan efisiensi internal, mempercepat pelayanan kepada mitra dan pelanggan, serta memperkuat posisi Telkom Akses sebagai penyedia infrastruktur digital terpercaya di Indonesia.**








