Laporan wartawan soritnews.co.id : Agus Arya.
MAKASSAR, SULSEL – Dalam upaya memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan berkelanjutan dan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menggelar roadshow nasional bertajuk GoZero% Goes to Makassar, yang berlangsung pada 17–18 Oktober 2025.
Mengusung tema “Revive the Sea, Renew Our Future”, program ini difokuskan pada pelestarian lingkungan pesisir dan ekosistem laut, serta menjadi bagian dari komitmen Telkom dalam menggerakkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga laut sebagai sumber kehidupan, khususnya di wilayah timur Indonesia.
Hari pertama acara dibuka dengan GoZero% Innovation Festival, ajang kompetisi internal bagi karyawan Telkom Regional V yang menyuguhkan berbagai inovasi digital berlandaskan prinsip ESG. Peserta ditantang untuk menciptakan solusi nyata dalam menangani persoalan lingkungan pesisir, mulai dari pengelolaan sampah, pemantauan laut, hingga mitigasi bencana.
EVP Telkom Regional V, Amin Soebagyo, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjadikan keberlanjutan sebagai budaya perusahaan, bukan sekadar kegiatan simbolis.
“Sustainability perlu tumbuh sebagai budaya, bukan hanya inisiatif sesaat. Dari pengelolaan sampah hingga solusi digital, kita belajar bahwa keberlanjutan adalah tanggung jawab semua,” ujar Amin.
Sementara itu, VP Sustainability Telkom, Gunawan Wasisto C.A., menegaskan bahwa program GoZero% merupakan strategi jangka panjang Telkom dalam mendukung keberlanjutan yang berdampak langsung kepada masyarakat dan generasi mendatang.
“GoZero% dibangun atas tiga prinsip utama: save our planet, empower our people, dan elevate our business. Kita mulai dari langkah kecil, tapi terus konsisten agar perusahaan tetap relevan dan berdampak positif di masa depan,” jelas Gunawan.
Dalam festival tersebut, lima tim inovator dari Telkom Regional V mempresentasikan gagasan mereka di hadapan para juri. Tiga di antaranya berhasil meraih penghargaan sebagai inovasi terbaik:
Juara 1: Clean Ocean IoT (CLEOO) – sistem pemantauan laut berbasis IoT dari tim Witel Sulbagsel.
Juara 2: Oceancare Marijo Jaga Laut dari tim Witel Sumalut, inisiatif komunitas digital pelestari laut.
Juara 3: SASI (Sampah Sikat) dari tim Witel Papua Barat, sistem cerdas mitigasi banjir akibat tumpukan sampah.
Inovasi-inovasi tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut dan diterapkan secara nyata di wilayah pesisir yang menghadapi tantangan lingkungan akut.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Dr. Helmy Budiman, S.STP., M.M, turut hadir dan memberikan apresiasi atas inisiatif Telkom dalam mendukung target lingkungan Kota Makassar.
“Kami menargetkan Makassar bebas sampah pada 2029. Dari hampir 1.000 ton sampah per hari, targetnya nol sampah yang masuk ke TPA. Tapi itu hanya bisa dicapai kalau pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat bergerak bersama,” ungkap Helmy.
Ia juga menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci utama dalam menciptakan solusi lingkungan yang berkelanjutan dan inklusif.
Program GoZero% Goes to Makassar menjadi bukti konkret komitmen Telkom untuk menginternalisasi prinsip ESG di seluruh entitas dan jajaran perusahaan. Dengan antusiasme tinggi dari peserta dan dukungan pemangku kepentingan, Telkom berharap inovasi digital dari festival ini mampu memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan, sekaligus menjadi inspirasi untuk daerah-daerah lainnya.
Telkom menargetkan program ini terus diperluas ke berbagai kota di Indonesia, sebagai bagian dari kontribusi aktif perusahaan dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.**








