Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Arya.
JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menorehkan prestasi internasional dengan masuk dalam daftar World’s Best Employers 2025 versi majalah Forbes. Pengakuan bergengsi ini menjadi bukti nyata konsistensi Telkom dalam mengelola bisnis yang berkelanjutan sekaligus mengembangkan sumber daya manusia (SDM) unggul berdaya saing global.
Untuk kelima kalinya secara berturut-turut, Telkom berhasil mempertahankan posisinya di jajaran perusahaan terbaik dunia. Dalam daftar tahun ini, Telkom menempati peringkat ke-345 dari 900 perusahaan multinasional yang disurvei Forbes di seluruh dunia.
Capaian tersebut sekaligus menempatkan Telkom sebagai perusahaan Indonesia dengan peringkat tertinggi dalam daftar tersebut. Tidak hanya itu, Telkom juga berhasil meraih posisi kesembilan dunia dalam kategori telecommunication services, mengungguli sejumlah raksasa global seperti Vodafone (Inggris), Telenor (Norwegia), Etisalat (Uni Emirat Arab), SingTel (Singapura), China Mobile (Tiongkok), Telstra (Australia), dan BT Group (Inggris).
Direktur Human Capital Management Telkom Willy Saelan menyampaikan rasa bangga atas capaian ini. Ia menilai penghargaan dari Forbes menjadi bukti pengakuan internasional terhadap komitmen Telkom dalam membangun lingkungan kerja yang positif, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan talenta.
“Kembali mendapat penghargaan dari lembaga internasional seperti Forbes merupakan bentuk pengakuan yang sangat berarti bagi Telkom. Kami bangga bisa sejajar dengan perusahaan terbaik dunia. Ini membuktikan bahwa Telkom berada di jalur yang tepat dalam menciptakan lingkungan kerja unggul, berdaya saing, dan fokus pada pengembangan SDM,” ujar Willy Saelan dalam keterangannya, Senin (27/10/2025).
Pemeringkatan World’s Best Employers disusun Forbes bekerja sama dengan lembaga riset global Statista melalui survei yang melibatkan lebih dari 300.000 karyawan dari 50 negara. Para responden memberikan penilaian terhadap perusahaan mereka dan menilai sejauh mana mereka bersedia merekomendasikan perusahaan tempatnya bekerja.
Aspek yang diukur mencakup pengembangan karier, kesejahteraan karyawan, keberagaman dan inklusi, keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance), serta fleksibilitas sistem kerja. Dari hasil survei tersebut, disusunlah daftar 900 perusahaan yang dinilai memiliki kualitas lingkungan kerja terbaik di dunia.
Dalam menghadapi dinamika industri yang terus berubah, Telkom mengimplementasikan budaya kerja Digital Ways of Working “BISA”, yang merupakan singkatan dari Bravery, Integrity, Service Excellence, dan Agility.
Pendekatan ini menanamkan nilai-nilai keberanian mengambil risiko secara terukur, menjunjung tinggi integritas, memberikan pelayanan prima kepada seluruh pemangku kepentingan, serta bersikap gesit dan adaptif terhadap perubahan.
Menurut Willy, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting yang membuat Telkom mampu menjaga kinerja bisnis dan tetap relevan di tengah percepatan transformasi digital global.
“Pencapaian ini merupakan hasil sinergi seluruh insan TelkomGroup yang telah bekerja dengan semangat kolaboratif dan integritas tinggi. Dengan menerapkan Digital Ways of Working BISA, kami yakin Telkom akan terus tumbuh sebagai perusahaan yang mampu menarik dan mengembangkan talenta unggul Indonesia,” tegasnya.
Prestasi ini menambah panjang daftar pengakuan internasional yang telah diraih Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi digital nasional yang berorientasi global. Keberhasilan Telkom dalam mempertahankan posisinya di daftar World’s Best Employers menunjukkan komitmen kuat perusahaan dalam menjalankan transformasi digital yang berkelanjutan serta menghadirkan lingkungan kerja yang sehat, inovatif, dan berdaya saing tinggi.
Dengan dukungan lebih dari 25.000 karyawan di seluruh Indonesia, Telkom terus memperkuat posisi sebagai pemimpin digital nasional sekaligus perusahaan berkelas dunia yang berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Digital 2045.**








