Laporan wartawan sorotnews.co.id : Marselin SK.
NAGEKEO, NTT – Plt.Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Nusa Tenggara Timur(Kanwil KemenHAM NTT) bersama Tim melakukan pemantauan langsung kondisi Plpasca bencana banjir bandang di Kabupaten Nagekeo dan penyerahan bantuan secara simbolis.
Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu 13 September 2025, Pukul 08.30 WITA sampai selesai, Bertempat di Desa Sawu dan Desa Pau Leko, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo.
Hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Bagian TU dan Umum, Yohanes Virgius Nuwa Owa, Kepala Bidang Instrumen dan Penguatan HAM, Supardan, Pelaksana Bidang PDK, Florianus K. K. Udak.
Tim Kanwil KemenHAM NTT tiba di lokasi bencana banjir bandang di Desa Sawu dan Desa Pau Leko Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo pukul 08.30 WITA
Tujuan kedatangan Tim Kanwil KemenHAM NTT adalah untuk melihat secara langsung kondisi lapangan pasca bencana. Hasil yang didapat di lapangan adalah akses jalan menuju Desa sudah diperbaiki secara darurat sehingga bisa dilewati oleh kendaraan dan memudahkan mobilisasi bantuan ke daerah yang terdampak, namun terdapat dua jembatan di Desa Sawu yang putus sehingga belum bisa dilewati kendaraan menuju beberapa anak kampung disekitarnya.
Beberapa alat berat sudah ditempatkan pada titik- titik yang rawan longsor, sehingga mempermudah melakukan perbaiki jalan jika terjadi longsor susulan. Akibat luasnya areal longsoran, banyaknya material bebatuan besar di sepanjang kali khususnya disekitar bekas perumahan yang terdampak banjir serta curamnya lokasi, maka menyulitkan alat berat untuk melakukan penggalian untuk mencari korban yang belum ditemukan, pencarian selanjutnya masih menunggu arahan ketua tim basarnas. Peralatan untuk membangun jembatan sudah tiba di lokasi.
Terpantau bahwa di lokasi tidak ada posko pengungsian dikarenakan para warga serta korban memilih mengungsi di rumah keluarga terdekat. Terpantau juga para petugas listrik PLN terus berupaya melakukan perbaikan jaringan sehingga listrik dapat teraliri kembali secara normal.
Terdapat tenda darurat yang dibangun oleh TNI guna mengantisipasi jika ada pengungsi yang belum mendapatkan tempat berlindung atau jika terjadi bencana susulan.Tim pencarian juga sementara berupaya mencari korban yang belum ditemukan secara manual.
Sebagai tanda kehadiran pemerintah dan meringankan beban masyarakat, Kanwil KemenHAM NTT menyerahkan secara simbolis bantuan kepada korban bencana. Bantuan selanjutnya akan di serahkan satu pintu melalui Pemda Kabupaten Nagekeo.
Masyarakat serta pemerintah Daerah berharap agar bantuan-bantuan dapat segera disalurkan ke lokasi khususnya baik yang sifatnya darurat seperti makanan siap saji, pakaian, natura, air minum bersih serta fasilitas umum lainnya yang rusak seperti jalan dan jembatan untuk segera diperbaiki sehingga masyarakat dapat segera beraktivitas normal dan kondisi dapat segera kembali pulih.
Keluarga korban yang masih mencari anggota keluarganya yang masih belum ditemukan juga berharap agar dapat segera membantu mencari dengan menggunakan peralatan, sehingga jenazah dapat segera ditemukan untuk selanjutnya dimakamkan secara baik.
Melalui kunjungan ini, Kanwil KemenHAM NTT melihat langsung kondisi dilapangan pasca bencana banjir bandang, sehingga dapat memperoleh data yang valid dan akurat, selanjutnya dapat memberikan masukan dan pertimbangan terkait upaya yang dapat dilakukan untuk membantu para korban, maupun pemulihan kondisi masyarakat termasuk upaya mitigasi atau relokasi warga ke tempat yang lenih aman.**








