TMMD Ke-126 Tahun 2025 Kodim 1421/Pangkep Resmi Ditutup, Wujudkan Pemerataan Pembangunan di Wilayah Pesisir

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Burhanuddin. 

PANGKEP, SULSEL – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun 2025 yang dilaksanakan oleh Kodim 1421/Pangkep resmi ditutup. Upacara penutupan berlangsung di Lapangan Kantor Kecamatan Mandalle, Desa Tamarupa, Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep, pada Kamis (6/11/2025).

Kegiatan ini mengusung tema “Dengan Semangat TMMD, Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah.”

Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Brigjen TNI Berlin Germany, S.Sos., M.M., C.Fr.A., selaku Inspektur Daerah Militer (Irdam) XIV/Hasanuddin, yang sekaligus menandai berakhirnya rangkaian kegiatan TMMD ke-126 setelah berjalan selama satu bulan penuh.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain: Brigjen TNI Berlin Germany, S.Sos., M.M., C.Fr.A. (Irdam XIV/Hasanuddin), Ny. Ivone Berlin Germany (Ketua Cabang Organisasi PD XIV/Hasanuddin), Drs. H. Abd Rahman Assagaf, M.I.Kom (Wakil Bupati Pangkep), Kolonel Inf Anjuanda Pardosi (Kasi Ren Kasrem 141/TP), Letkol Inf Fajar, S.IP., M.Sc. (Dandim 1421/Pangkep), Ny. Kurnia Fajar (Ketua Persit KCK Cabang XLV Dim 1421/Pangkep) serta unsur Forkopimda Kabupaten Pangkep, para Dandim jajaran, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.

Suasana upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Dandim 1421/Pangkep, Letkol Inf Fajar, S.IP., M.Sc., menegaskan bahwa kegiatan TMMD bukan hanya sebatas pembangunan infrastruktur, tetapi juga wujud kemanunggalan antara TNI dan rakyat dalam mempercepat pembangunan di daerah terpencil.

“TMMD adalah wujud nyata kepedulian TNI bersama pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan dan pesisir. Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari kerja sama dan gotong royong masyarakat,”
ujar Dandim Fajar.

Ia menambahkan, TMMD juga menjadi sarana memperkuat semangat kebersamaan dan meningkatkan ketahanan sosial masyarakat terhadap berbagai tantangan pembangunan.

Sementara itu, Wakil Bupati Pangkep, Drs. H. Abd Rahman Assagaf, M.I.Kom, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan TMMD yang dinilai memberi dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah pesisir dan perdesaan yang sulit dijangkau.

“Dengan berakhirnya TMMD ke-126, kami berharap seluruh fasilitas dan sarana yang telah dibangun dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat serta dijaga keberlanjutannya,” ungkap Wakil Bupati.

Menurutnya, kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah melalui TMMD merupakan contoh nyata sinergi lintas sektor dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Pangkep.

Program TMMD ke-126 di Kabupaten Pangkep meliputi kegiatan pembangunan fisik dan nonfisik, seperti perbaikan infrastruktur jalan desa, pembangunan jembatan, sarana air bersih, serta kegiatan penyuluhan kebangsaan dan pemberdayaan masyarakat.

Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan prinsip gotong royong dan partisipasi aktif warga, sebagai bentuk penguatan kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan nasional yang merata hingga pelosok negeri.

Penutupan TMMD ini menegaskan komitmen TNI untuk terus hadir di tengah masyarakat, membantu pemerintah daerah mempercepat pemerataan pembangunan, sekaligus memperkuat ketahanan nasional dari tingkat desa.**

Pos terkait