Transformasi Akseleratif BRI Lewat BRIVolution Reignite Dapat Dukungan Komisi XI DPR RI

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Arya. 

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat daya saing melalui transformasi bisnis secara menyeluruh. Terbaru, BRI resmi meluncurkan BRIVolution Initiatives Phase 1, Kicking Off a New Horizon pada 3 Juli 2025, sebagai bagian dari inisiatif BRIVolution Reignite, sebuah program transformasi strategis jangka panjang.

Langkah akseleratif ini mendapat dukungan penuh dari Komisi XI DPR RI, yang membidangi keuangan dan perbankan. Ketua Komisi XI, Mukhamad Misbakhun, menyampaikan apresiasinya terhadap upaya serius BRI dalam menjalankan transformasi yang menyentuh seluruh aspek fundamental bisnis, dari pendanaan hingga kualitas SDM.

“Transformasi yang dilakukan BRI di bawah kepemimpinan Direktur Utama Hery Gunardi membawa arah yang jelas dan fokus pada core business yang menjadi kekuatan utama BRI selama ini,” ujar Misbakhun dalam keterangannya, Rabu (9/7).

Misbakhun menekankan bahwa program transformasi ini bukan sekadar respons terhadap tantangan zaman, melainkan langkah konkret menuju visi besar BRI sebagai The Most Profitable Bank in Southeast Asia by 2030.

Transformasi BRIVolution menyasar lima inisiatif strategis utama, yaitu : 1. Implementasi Area Head; 2. Pembentukan Commercial Business Center; 3. New Sales Coverage Model; 4. Joint Financing; 5. Remodelling Mantri.

Kelima inisiatif ini dirancang untuk memperkuat operasional BRI secara menyeluruh, menjawab tantangan bisnis, serta menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi nasabah dan organisasi.

“Transformasi ini tidak hanya soal perubahan sistem, tapi juga perubahan cara berpikir dan pendekatan bisnis. Kami ingin menciptakan perbankan yang adaptif, sehat, dan inklusif,” ungkap Direktur Utama BRI, Hery Gunardi.

Ia menambahkan bahwa inisiatif ini akan semakin memfokuskan BRI dalam mendukung pertumbuhan sektor UMKM, sebagai core business sekaligus mandat utama dari negara. Transformasi yang ditekankan pada peningkatan kualitas pembiayaan, tata kelola risiko, dan penguatan SDM dinilai akan memperkokoh posisi BRI di tengah kompetisi industri keuangan yang semakin dinamis.

Sebagai bank milik negara, BRI tidak hanya dituntut untuk tumbuh dari sisi bisnis, tetapi juga menjalankan fungsi sosialnya secara aktif. Misbakhun pun menekankan pentingnya implementasi konkret dari seluruh rencana strategis yang telah dicanangkan.

“Masukan dari DPR terhadap program transformasi ini sudah sangat baik, tinggal diperkuat dalam pelaksanaannya di lapangan. Implementasi yang konkret akan menjadi kunci,” tegasnya.

Transformasi BRI ini juga sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam mendorong digitalisasi sektor keuangan, pemberdayaan UMKM, serta penciptaan sistem keuangan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Dengan BRIVolution Reignite, BRI menegaskan langkah seriusnya dalam merespons disrupsi industri perbankan dan memperkuat posisi sebagai institusi keuangan nasional yang relevan, modern, dan berdampak nyata bagi masyarakat.**

Pos terkait