Wakil Bupati Muna Bersama Alumni Unidayan Jelajahi Keindahan Wisata Budaya Liangkabori

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Minardi. 

MUNA, SULTRA – Liangkabori, sebuah destinasi wisata yang terletak di Desa Liangkabori, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), menawarkan pengalaman wisata yang unik dan menarik. Gua-gua purba dengan lukisan-lukisan kuno dan keindahan alam yang luar biasa membuat Liangkabori menjadi salah satu tempat wisata yang paling populer di Muna.

Ketua Alumni Unidayan mengatakan wisata Liangkabori menawarkan pengalaman wisata yang tidak akan pernah terlupakan. Pengunjung bisa menjelajahi gua-gua purba, menikmati keindahan stalaktit dan stalagmit, serta menikmati keindahan alam sekitar.

“Liangkabori adalah salah satu destinasi wisata yang paling saya rekomendasikan kepada teman-teman alumni Unidayan,” kata ketua Alumni Unidayan Bau-bau.

“Tujuan kami berkunjung ke wisata budaya Liangkabori tentunya tidak lain daripada bentuk penghormatan kami kepada pemberian rekor dunia sebagai gua prasejarah dengan lukisan tertua di dunia, yang dimana selama ini diklaim oleh daerah luar pulau Muna. Tempat ini menawarkan pengalaman wisata yang unik dan menarik, serta keindahan alam yang luar biasa. Pengunjung juga bisa melihat secara langsung cap tangan yang baru saja diakui dunia sebagai lukisan tertua dunia,” jelas ketua alumni Unidayan Bau-bau tersebut.

Sementara dalam sesi wawancara ditempat yang sama, Wakil Bupati Muna La Ode Asrafil, SH., menyebutkan bahwa

“Gua Liangkabori dan gua metanduno serta gua-gua lainnya yang ada di kawasan Desa Liangkabori merupakan harta kekayaan kita di Kabupaten Muna dan juga tentunya ini menjadi kebanggaan bagi kita semua sebagai rakyat Muna. Tentunya Liangkabori merupakan aset dan itu adalah kekayaan kita sebagai orang Muna yang tidak bisa ternilai, yang memiliki peradaban tua dan tidak dimiliki oleh daerah lain,” kata La Ode Asrafil Wakil Bupati Muna.

Wakil Bupati Muna mengajak dan berharap seluruh pengunjung wisata Liangkabori dan masyarakat Desa Liangkabori serta seluruh masyarakat Muna untuk menjaga kelestarian peradaban budaya Muna atau jangan ada sikap vandalisme (merusak) di kawasan Wisata Budaya Liangkabori.

“Saya mengajak seluruh pengunjung wisata Liangkabori dan masyarakat Desa Liangkabori serta seluruh masyarakat Muna, mari bersama-sama kita menjaga kelestarian peradaban budaya Muna atau jangan ada sikap vandalisme (merusak) di kawasan Wisata Budaya Liangkabori,” harap Wakil Bupati Muna tegas

La Ode Asrafil juga menghimbau kepada pemerintah Desa Liangkabori agar suasana wisata Liangkabori yang sangat asri jangan dirubah.

“Suasana yang begitu asri dan bersahabat bagi pengunjung ini jangan lagi dirubah-rubah biakan saja wisata Liangkabori dengan kerangka budayanya yang asli,” sambungnya

Wakil Bupati Muna berharap agar seluruh pengunjung untuk tidak memberikan sentuhan secara langsung kepada gambar-gambar yang berada didinding gua atau bahkan menghisap rokok di dalam gua.

“Saya menghimbau agar seluruh pengunjung jangan memberikan sentuhan secara langsung kepada cadas-cadas yang berada didinding gua atau bahkan menghisap rokok di dalam gua Liangkabori untuk menghindari resiko kerusakan pada gambar-gambar yang ada pada dinding gua,” harap Wakil Bupati Muna.

“Saat ini kami sedang memikirkan untuk pengamanan kawasan wisata budaya Liangkabori tanpa merubah bentuk asli kawasan wisata budaya Liangkabori,” jelas wakil Bupati Muna.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Liangkabori Farlin, SH mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas kunjungan alumni Unidayan Bau-bau yang di dampingi langsung oleh Wakil Bupati Muna, yang dimana tentunya dengan adanya dan sering nya kunjungan-kunjungan yang dilakukan tentu lebih menumbuhkan motivasi untuk pemerintah dan warga desa Liangkabori untuk bisa terus melakukan inovasi-inovasi dikawasan wisata tanpa merubah wujud keaslian Liangkabori.

“Mewakili seluruh masyarakat Desa Liangkabori, kami sangat mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas kunjungan alumni Unidayan Bau-bau yang di dampingi langsung oleh Wakil Bupati Muna, yang dimana tentunya dengan adanya dan sering nya kunjungan-kunjungan yang dilakukan tentu bisa lebih menumbuhkan motivasi dan percaya diri kami pemerintah dan warga desa Liangkabori untuk bisa terus melakukan inovasi-inovasi dikawasan wisata tanpa merubah wujud keaslian Liangkabori,” terang Kepala Desa Liangkabori.

Liangkabori memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi. Gua-gua purba di Liangkabori memiliki lukisan-lukisan kuno yang berusia ratusan tahun, yang merupakan bukti sejarah dan budaya masyarakat Muna.**

Pos terkait