Laporan wartawan sorotnews.co.id : Sugeng Tri.
SURABAYA, JATIM – Di tengah kawasan perkantoran Pemerintah Kota Surabaya, tepatnya di Jalan Jimerto, terdapat sebuah warung makan sederhana yang telah melegenda sejak puluhan tahun lalu. Warung kare kambing, kare sapi, dan soto daging milik Cak Yono ini menjadi salah satu rujukan kuliner bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Surabaya.
Usaha kuliner tersebut awalnya berdiri pada 1990 di kawasan Pasar Turi, Surabaya. Seiring perjalanan waktu, warung kemudian pindah ke Jalan Jimerto, kompleks perkantoran Pemerintah Kota Surabaya, dan telah beroperasi di lokasi tersebut selama kurang lebih 11 tahun.
Cak Yono melanjutkan usaha yang dirintis oleh sang ibu, almarhumah Hj. Sani, yang lebih dahulu dikenal dengan racikan kare kambingnya yang khas. Sejak awal 2000-an, khususnya sekitar 2001, warung ini mulai dikenal luas di kalangan pegawai Pemkot Surabaya.
“Kami meneruskan usaha ibu. Alhamdulillah sampai sekarang masih dipercaya pelanggan,” ujar Cak Yono kepada Sorotnews Surabaya, belum lama ini.
Ciri khas utama warung ini terletak pada tekstur daging kambing dan sapi yang lembut serta bumbu kare yang kaya rempah. Proses memasak yang konsisten sejak generasi pertama menjadi kunci cita rasa yang tetap terjaga.
Sejumlah pegawai Pemkot Surabaya yang ditemui Sorotnews mengaku telah lama menjadi pelanggan tetap. Mereka menilai rasa masakan yang lezat dan harga yang terjangkau menjadi alasan utama warung tersebut selalu ramai.
“Rasanya enak dan lezat, harganya juga murah,” ujar salah seorang pegawai.
Untuk satu porsi kare kambing, kare sapi, maupun soto daging, pembeli cukup merogoh kocek sekitar Rp20.000. Dalam sehari, Cak Yono mengaku mampu menjual sekitar 50 mangkuk, terutama pada hari kerja saat aktivitas perkantoran berlangsung normal.
Menjelang bulan Ramadan, permintaan biasanya tetap stabil, meski jam operasional menyesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.
Dengan perjalanan usaha yang telah memasuki lebih dari tiga dekade, warung kare kambing dan sapi Cak Yono menjadi salah satu bukti eksistensi kuliner legendaris yang tetap bertahan di tengah perkembangan Kota Surabaya.**








